KAI Daop 7 Madiun Kenalkan Keselamatan Kereta Api kepada 42 Siswa lewat Eduspoor


Madiun, gelarfakta.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun kembali menggelar program Eduspoor sebagai upaya mengenalkan transportasi kereta api yang aman dan nyaman kepada generasi muda sejak usia dini.
Kegiatan tersebut diikuti 42 peserta didik dari SD dan SMP Istana Bina Bangsa School Tulungagung. Rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif dengan mengajak para siswa mengenal perjalanan kereta api sekaligus berbagai aspek keselamatan dan pelayanan perkeretaapian.
Kegiatan diawali dengan perjalanan menggunakan KA Malabar dari Stasiun Tulungagung menuju Stasiun Madiun. Setibanya di Stasiun Madiun, para peserta disambut jajaran manajemen KAI Daop 7 Madiun, di antaranya Manajer Angkutan Penumpang Asih Purwati, Manajer Komersial Non-Angkutan Cicih, dan Manajer Humas Tohari.
Para siswa kemudian diajak mengenal sejumlah profesi di lingkungan stasiun beserta tugas dan tanggung jawabnya. Mereka mendapatkan penjelasan mengenai pekerjaan petugas customer service, petugas loket, petugas keamanan, hingga petugas operasional stasiun.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari juga memberikan sosialisasi mengenai keselamatan perjalanan kereta api. Materi yang disampaikan mencakup tata cara pembelian tiket melalui aplikasi resmi, proses boarding, serta pengenalan berbagai fasilitas layanan yang tersedia di stasiun maupun di dalam kereta.
Edukasi keselamatan juga mencakup pentingnya menjaga keamanan di sekitar jalur kereta api. Para peserta diberikan pemahaman mengenai bahaya vandalisme, termasuk aksi pelemparan batu ke arah kereta yang sedang melaju, serta larangan beraktivitas di sekitar jalur rel.
Selain itu, siswa diingatkan untuk selalu waspada ketika melintasi perlintasan sebidang, baik yang dijaga maupun tidak dijaga. Tohari menegaskan bahwa pemahaman mengenai keselamatan perkeretaapian perlu ditanamkan secara berkelanjutan sejak usia dini.
Kolaborasi Bersama Pemkot Madiun
Program Eduspoor kali ini juga diwarnai kolaborasi antara KAI Daop 7 Madiun dan Pemerintah Kota Madiun. Setibanya di kota tujuan, para peserta disambut Plt. Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun.
Para siswa kemudian dijemput menggunakan bus wisata ikonik Kota Madiun, Mabour. Dengan menggunakan bus tersebut, mereka diajak berkeliling Balai Kota Madiun sekaligus mendapatkan wawasan mengenai sejarah dan berbagai kekhasan daerah setempat.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan sejarah Kota Madiun, latar belakang bangunan Balai Kota, profil para wali kota yang pernah menjabat, serta sejumlah ciri khas dan kekayaan kuliner Kota Madiun.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang disertai pemberian suvenir bagi peserta. Kemasan tersebut turut meningkatkan antusiasme siswa selama mengikuti rangkaian Eduspoor.
KAI Daop 7 Madiun berharap kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap kereta api sebagai moda transportasi, tetapi juga membentuk kesadaran mengenai pentingnya keselamatan perjalanan.
“Kami mengambil langkah proaktif menyasar generasi muda secara berkesinambungan. Harapannya, para siswa dapat turut serta menjaga sarana dan prasarana KA sebagai aset bangsa, sehingga tercipta perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat bagi semua,” tutup Tohari.(*/pty/kur)



