Siswa Kelas 1-2 SD di Kota Kediri Dapat Bantuan Sarana Keterampilan Menulis Rp91 Ribu per Anak


Kediri, gelarfakta.com – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan menyosialisasikan program Bantuan Pemerintah (Banpem) sarana keterampilan menulis bagi siswa sekolah dasar (SD) negeri dan swasta, Kamis (10/9/2026).
Sosialisasi digelar di Ruang Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Kota Kediri, dan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti kepala sekolah serta operator SD negeri dan swasta dari Kecamatan Kota dan Pesantren. Sementara sesi kedua diperuntukkan bagi kepala sekolah dan operator SD negeri dan swasta dari Kecamatan Mojoroto.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono mengatakan program tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat berdasarkan regulasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Bantuan berupa sarana keterampilan menulis tersebut ditujukan bagi siswa kelas 1 dan 2 SD, baik sekolah negeri maupun swasta. Program yang sama juga diberikan kepada sekolah di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kota Kediri.
“Bantuan diberikan dalam bentuk barang dengan besaran Rp91.000 per siswa. Rencananya, dana bantuan akan ditransfer langsung oleh Kementerian melalui virtual account sekolah pada bulan September. Selanjutnya 45 hari setelah pencairan pihak sekolah harus melakukan pembelanjaan melalui aplikasi SIPLah,” jelas Mandung.
Sarana keterampilan menulis yang dapat dibelanjakan melalui program tersebut antara lain buku garis tiga atau lima, buku garis reguler, buku polos atau gambar, serta buku kotak.
Selain buku, bantuan juga mencakup berbagai alat tulis pendukung, seperti pensil, penghapus, rautan, penggaris, dan pensil warna.
Mandung menjelaskan, tidak semua lembaga pendidikan otomatis menjadi penerima bantuan. Sekolah harus memenuhi sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan.
Persyaratan tersebut antara lain sekolah terdata dalam aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik), ditetapkan sebagai penerima dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Reguler Tahun 2026, serta memiliki siswa kelas 1 dan kelas 2.
Untuk memastikan program dilaksanakan sesuai ketentuan, Dinas Pendidikan Kota Kediri akan melakukan monitoring secara berkala. Pemantauan dilakukan dengan mendatangi sekolah secara acak atau sampling.
“Monitoring dilakukan dengan mendatangi sekolah secara acak (sampling) untuk memastikan barang yang dibelanjakan sesuai spesifikasi dan jenis barang yang diterima sesuai dengan alokasi anggaran,” terang Mandung.
Ia berharap bantuan tersebut dapat mendorong minat dan kegemaran anak dalam menulis sejak usia dini. Selain meningkatkan kemampuan, program tersebut diharapkan membantu siswa mengembangkan kerapian dan keindahan tulisan.
“Melalui program bantuan ini, semoga minat, kegemaran, dan kemampuan menulis anak-anak dapat meningkat pesat yang dapat berdampak pada peningkatan literasi,” pungkasnya.(*/pty/kur)



