Olahraga

Zanadin Fariz Raih Player of the Match saat Persik Kediri Tahan Imbang Arema FC

Malang, gelarfakta.com – Gelandang Persik Kediri, Zanadin Fariz, terpilih sebagai Player of the Match (POTM) dalam Derby Jawa Timur melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jumat (18/9/2026).

Penghargaan tersebut melengkapi penampilan Zanadin setelah pemain berusia 22 tahun itu mencetak gol pembuka Persik pada menit keenam. Gol tersebut membawa Macan Putih unggul lebih dahulu dalam laga pekan ketiga Super League 2026/2027.

Arema FC kemudian menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Careca pada menit ke-27. Setelah itu, kedua tim saling berupaya mencetak gol tambahan, tetapi tidak ada gol lain hingga pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Dalam pertandingan tersebut, Zanadin tampil sebagai salah satu penggerak permainan Persik di lini tengah. Ia bersama Bayu Otto Kartika dan Imanol Garcia berperan dalam menjaga ritme permainan sekaligus membantu membangun serangan.

Seusai pertandingan, Zanadin bersyukur atas tambahan satu poin yang diperoleh Persik dari laga tandang tersebut. Ia menilai pertandingan berlangsung ketat dan tidak mudah bagi timnya karena bermain di kandang Arema FC.

“Alhamdulillah, puji syukur kami bisa mendapatkan satu poin di laga away ini. Kami bermain sangat bagus pada pertandingan sore hari ini. Namun, sayangnya kami tidak dapat meraih tiga poin. Pertandingan sangat ketat dan tidak mudah bermain di away,” kata Zanadin.

Mengenai gol yang dicetaknya, Zanadin tidak menganggapnya sebagai hasil kerja individu. Ia menyebut dukungan dan kerja sama rekan-rekan setim turut membuka peluang hingga dirinya mendapatkan kesempatan mencetak gol.

“Itu berkat teman-teman juga, dorongan dan support teman-teman yang lain sehingga saya mendapatkan momen itu dan bisa mencetak gol,” ujarnya.

Zanadin juga menekankan pentingnya kekompakan tim sepanjang pertandingan. Menurutnya, komunikasi antarpemain diperlukan agar Persik tetap mampu menjaga permainan ketika menghadapi situasi pertandingan yang ketat.

“Kami saling mendukung satu sama lain, tetap bersama apa pun yang terjadi di dalam lapangan. Kami selalu komunikasi dan menjaga tempo permainan,” katanya.

Hasil imbang tersebut membuat Persik membawa pulang satu poin dari Stadion Kanjuruhan. Sementara bagi Zanadin, penghargaan POTM menjadi catatan tersendiri setelah ia turut berperan langsung dalam gol pembuka Persik pada Derby Jawa Timur tersebut.

Penghargaan tersebut juga menambah catatan positif Zanadin dalam dua pertandingan terakhir. Pada laga sebelumnya saat Persik Kediri menghadapi Garudayaksa FC, ia dinobatkan sebagai Young Player of the Week.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button