Wali Kota Kediri Tinjau SDN Bawang 3, Cek Kondisi Ruang Kelas Rusak


Kediri, gelarfakta.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengunjungi SDN Bawang 3, Selasa (15/9/2026). Kunjungan tersebut disambut antusias para siswa yang berkesempatan bertemu dan berinteraksi langsung dengan orang nomor satu di Kota Kediri.
Vinanda menyempatkan diri menyapa para siswa sekaligus melihat aktivitas yang berlangsung di lingkungan sekolah. Kehadirannya menjadi pengalaman tersendiri bagi sejumlah siswa yang tampak gembira mengikuti kegiatan bersama wali kota.
Salah satunya Rama, siswa kelas II SDN Bawang 3. Ia mengaku senang dapat bertemu langsung dengan Vinanda. Rama bahkan tidak menyangka bisa berbincang dan berfoto bersama wali kota.
“Senang tadi bisa foto dan yel-yel sama Bu Wali. Tadi kaget ada Bu Wali ke sekolah,” ujar Rama.
Selain berinteraksi dengan siswa, Vinanda juga meninjau kondisi sarana dan prasarana sekolah. Dalam peninjauan tersebut, ia melihat langsung dua ruangan yang mengalami kerusakan.
Satu ruangan mengalami kerusakan pada bagian tembok, sedangkan ruangan lainnya mengalami kerusakan pada atap yang kondisinya hampir roboh. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kondisi fasilitas pendidikan sekaligus melihat secara langsung kebutuhan sekolah.
Vinanda mengatakan kondisi lingkungan belajar menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang proses pendidikan. Karena itu, pemerintah perlu melihat kondisi fasilitas sekolah secara langsung agar kebutuhan yang ada di lapangan dapat menjadi bahan perhatian.
“Kami ingin melihat langsung kondisi sekolah dan mendengar kebutuhan dari sekolah. Anak-anak harus mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung mereka untuk tumbuh serta belajar dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Kediri terus memberikan perhatian terhadap fasilitas pendidikan. Berbagai temuan dan masukan yang diperoleh saat turun ke lapangan akan menjadi bahan evaluasi pemerintah dalam menentukan langkah selanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Vinanda juga mengingatkan pihak sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan. Ia mendorong area belakang kelas yang masih dapat dimanfaatkan agar ditata dan digunakan untuk kegiatan produktif.
“Nanti bisa dibersihkan belakang kelas ini. Itu bisa dimanfaatkan untuk ditanami tanaman produktif seperti sayuran,” tegasnya.(*/pty/kur)



