Wali Kota Kediri Apresiasi Peran Kader, Tekankan Pentingnya Keluarga Tangguh dan Perlindungan Anak


Kediri, gelarfakta.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengapresiasi dedikasi para kader yang selama ini berperan aktif dalam memperkuat ketahanan keluarga dan mendukung tumbuh kembang anak di Kota Kediri. Apresiasi tersebut disampaikan saat menghadiri Jambore Kader dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 dan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di GOR Jayabaya, Jumat (10/7/2026).
“Terima kasih atas kerja keras seluruh kader di Kota Kediri. Saya yakin dari keluarga yang tangguh akan lahir generasi yang cerdas, sehat, dan berdaya saing. Nantinya generasi ini yang bisa membawa negara menjadi lebih maju lagi,” ujar Vinanda.
Wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menegaskan, peringatan Harganas menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa. Menurutnya, keluarga yang harmonis akan melahirkan generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing sehingga upaya mewujudkannya menjadi tanggung jawab bersama.
Ia juga menyoroti tema Harganas tahun ini, “Ayah Wajib Hadir”, yang mengingatkan pentingnya peran ayah dalam kehidupan anak, tidak hanya hadir secara fisik tetapi juga secara emosional.
“Kita sering kali sibuk menyiapkan masa depan anak, tetapi lupa menikmati proses tumbuh kembang mereka hari ini,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, peringatan Hari Anak Nasional dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat komitmen terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak. Mbak Wali menyoroti masih tingginya kasus perundungan (bullying) dan kekerasan terhadap anak yang memerlukan perhatian semua pihak.
“Banyak sekali anak-anak jadi korban bullying dan kekerasan. Oleh karena itu, kader memiliki peran penting sebagai agen perubahan. Kader dapat memberikan edukasi tentang pola pengasuhan yang baik serta pemenuhan gizi yang sesuai bagi anak,” tegasnya.
Ia berharap Jambore Kader menjadi penyemangat bagi seluruh kader untuk terus mengabdi kepada masyarakat, memperkuat kekompakan, serta meningkatkan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Kediri Muhammad Fajri mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun keluarga berkualitas, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak, serta memberikan apresiasi kepada kader, penyuluh, dan satuan pendidikan.
Menurutnya, hingga Juni 2026 Kota Kediri mencatat sejumlah capaian positif. Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) mencapai 78,2 atau melampaui target nasional sebesar 61. Selain itu, pendampingan terhadap keluarga berisiko stunting telah mencapai 100 persen melalui kunjungan rutin Tim Pendamping Keluarga.
Fajri juga menyebut Kota Kediri meraih predikat kinerja terbaik kedua tingkat nasional. Seluruh Kampung KB telah berstatus berkembang hingga berkelanjutan, dengan Kampung KB Ketami meraih juara II tingkat Provinsi Jawa Timur. Selain itu, sebanyak 12 satuan pendidikan telah memperoleh predikat Sekolah Siaga Kependudukan klasifikasi paripurna, serta Kota Kediri menjadi satu dari empat daerah terbaik yang telah menyelesaikan dokumen peta jalan pembangunan kependudukan.
Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Kediri juga menyerahkan penghargaan kepada para pemenang lomba yang digelar dalam rangkaian peringatan Harganas dan HAN.
Acara diikuti para penyuluh KB, Kader IMP Bangga Kencana, Tim Pendamping Keluarga, Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Forum GenRe, serta Forum Anak Kota Kediri. Hadir pula Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan TP PKK, dan tamu undangan lainnya.(*/pty/kur)



