Wali Kota Kediri Minta Program Segera Direalisasikan, Tekankan Koordinasi Antarperangkat


Kediri, gelarfakta.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memimpin Apel Pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (31/8/2026). Memasuki penghujung Agustus, Vinanda menekankan pentingnya percepatan pelaksanaan program yang telah direncanakan Pemerintah Kota Kediri.
Vinanda mengatakan, masih terdapat sejumlah program yang telah masuk dalam perencanaan, tetapi belum dilaksanakan. Ia meminta seluruh perangkat daerah segera merealisasikan program tersebut sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Hari ini kita sudah ada di penghujung Agustus dan besok sudah memasuki bulan September. Kemarin saya evaluasi masih ada program yang sudah ada di perencanaan, tetapi belum dilaksanakan. Ini harus segera dilaksanakan,” ujarnya.
Menurut Vinanda, program yang telah disusun harus segera dijalankan dan tidak berhenti pada pemenuhan administrasi. Setiap program harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta sesuai dengan target kinerja yang telah ditetapkan.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi. Menurutnya, sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program dapat muncul akibat komunikasi yang belum berjalan optimal.
“Kadang kala permasalahan yang terjadi ini simpel, yakni kurang koordinasi. Saya minta bangun komunikasi yang intensif dengan seluruh pihak. Jangan sampai ego sektoral sehingga program tidak terlaksana dengan baik,” tegasnya.
Vinanda juga menekankan pentingnya kolaborasi antarperangkat dalam menjalankan program pemerintah. Setiap rencana yang telah disusun harus dapat dipertanggungjawabkan, sementara pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan skala prioritas.
Ia meminta perangkat daerah tidak ragu mencari solusi apabila menghadapi kendala di lapangan. Pimpinan perangkat juga diminta turun langsung apabila diperlukan untuk mengetahui persoalan yang menghambat pelaksanaan program.
“Apabila ada kendala segera dicari solusi dan harus saling membantu antarperangkat. Kalau perlu pimpinan turun langsung untuk melihat apa yang menjadi permasalahan. Selama tidak menyalahi aturan dan hukum, silakan dijalankan programnya,” pungkasnya.(*/pty/kur)



