Politik dan Pemerintahan

Pemkab Kediri Perkuat Komitmen Pencegahan Pelanggaran HAM dan Toleransi Masyarakat

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri menegaskan komitmen kuat dalam upaya pencegahan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) serta penguatan nilai toleransi di tengah masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi masyarakat yang digelar di Ballroom Grand Surya Hotel Kediri, Rabu (22/4/2026).

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Dewi Mariya Ulfa menegaskan bahwa nilai-nilai HAM merupakan fondasi penting dalam pembangunan daerah untuk menciptakan kehidupan yang adil, harmonis, dan bermartabat.

Dalam kegiatan yang diinisiasi Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia wilayah Jawa Timur dengan tema “Toleransi dalam Perbedaan: Penguatan HAM untuk Masyarakat Kediri yang Berbudaya”, Dewi menyampaikan sejumlah langkah konkret yang telah dilakukan pemerintah daerah.

Sebagai upaya pencegahan, Pemkab Kediri telah membentuk Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Tim Kewaspadaan Dini Daerah melalui kegiatan cipta kondisi.

“Ketiga unsur ini bekerja secara sinergis dalam melakukan mitigasi, deteksi dini, dan cegah dini terhadap berbagai potensi permasalahan yang dapat mengganggu stabilitas sosial serta berpotensi menimbulkan pelanggaran HAM,” katanya.

Lebih lanjut, Dewi menjelaskan FKDM berperan mendorong partisipasi masyarakat dalam mendeteksi potensi konflik sejak dini. Sementara FKUB menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama sehingga nilai toleransi tetap terjaga.

“Mas Bupati berharap melalui kegiatan ini kita semua semakin memperkuat komitmen dalam menjunjung tinggi nilai-nilai hak asasi manusia, meningkatkan toleransi, serta menjaga kondusivitas daerah Kabupaten Kediri,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Timur, Toar R.E Mangaribi menilai Pemerintah Kabupaten Kediri telah menunjukkan respons positif dalam upaya pencegahan pelanggaran HAM melalui berbagai program yang dijalankan.

“Kediri menjadi lokasi yang tepat untuk penguatan HAM. Harapannya, nilai kesetaraan yang disampaikan dapat benar-benar diimplementasikan secara nyata di masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terkait HAM semakin meningkat, sekaligus memperkuat budaya toleransi sebagai bagian dari kehidupan sosial di Kabupaten Kediri.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button