Politik dan PemerintahanReligi

Wakil Wali Kota Kediri Hadiri Pondok Ramadan PKK Mojoroto, Ajak Warga Melangkah Bersama Menggapai Ketakwaan

Kediri, gelarfakta.com – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin bersama Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh A.M. Qowimuddin menghadiri kegiatan Pondok Ramadan yang digelar TP PKK Kecamatan Mojoroto di halaman Kantor Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan yang juga dihadiri anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Mojoroto tersebut diisi dengan berbagai rangkaian acara, termasuk tausiyah yang disampaikan oleh Marendra Darwis.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Kediri yang akrab disapa Gus Qowim mengaku merasa hangat dapat berkumpul bersama masyarakat di bulan suci Ramadan.

“Alhamdulillah sore ini hati saya terasa hangat sekali bisa hadir di tengah-tengah panjenengan semua, keluarga besar Kecamatan Mojoroto. Di bulan suci Ramadan ini kita tidak hanya berkumpul, tapi kita sedang merawat kebersamaan,” ujarnya.

Menurutnya, tema Pondok Ramadan kali ini, Melangkah Bersama Menggapai Ketakwaan, memiliki makna yang sangat dalam. Melangkah bersama berarti tidak membiarkan siapa pun tertinggal dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia menegaskan pentingnya kepedulian sosial, seperti memastikan ibu hamil mendapatkan perhatian gizi yang cukup, balita memperoleh pendampingan yang baik, anak yatim mendapat perhatian, serta para marbot masjid tetap mendapat apresiasi atas pengabdiannya.

Gus Qowim juga mengapresiasi peran aktif para kader PKK di Kecamatan Mojoroto yang dinilainya telah melakukan banyak kegiatan positif selama Ramadan.

“Saya melihat sendiri betapa luar biasanya ibu-ibu PKK di Mojoroto. Tadi telah mengkhatamkan Al-Qur’an bersama, membagi tugas membaca 30 juz, menghadirkan bazar UMKM, sekaligus menyiapkan santunan. Ini bukan pekerjaan kecil. Ini kerja hati. Terima kasih yang sebesar-besarnya. Panjenengan semua inilah wajah keteduhan Kota Kediri,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Qowim juga menyampaikan sejumlah pesan kepada beberapa kelompok masyarakat yang hadir, di antaranya ibu hamil, orang tua balita stunting, anak yatim, serta marbot masjid.

Ia mengingatkan para ibu hamil untuk menjaga kesehatan dan memastikan asupan gizi yang cukup karena mereka sedang mengandung generasi masa depan Kota Kediri.

“Jaga kesehatan, makan yang bergizi, jangan sungkan datang ke puskesmas. Pemerintah Kota Kediri ingin hadir dan memastikan ibu dan bayi sehat,” pesannya.

Kepada orang tua balita stunting, Gus Qowim meminta agar tidak merasa sendirian karena penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, kader kesehatan, dan pemerintah.

Ia juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tetap semangat belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Untuk anak-anak yatim, tetap tersenyum dan belajar yang rajin. Kelak kalian bisa menjadi kebanggaan keluarga dan Kota Kediri,” ujarnya.

Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para marbot masjid yang selama ini menjaga rumah ibadah dengan penuh keikhlasan.

“Untuk para marbot, matur nuwun sanget. Panjenengan menjaga rumah Allah dengan penuh keikhlasan. Ketika kami datang untuk tarawih dengan nyaman, ada tangan-tangan tulus yang bekerja lebih dulu,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Pondok Ramadan ini diharapkan semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan nilai-nilai ketakwaan semakin tumbuh di tengah masyarakat Kota Kediri.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button