Pemkab Kediri Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an di SLG, ASN Diajak Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup


Kediri, gelarfakta.com – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Kediri menggelar peringatan Nuzulul Qur’an di Convention Hall Simpang Lima Gumul, Jumat (6/3). Kegiatan yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri ini mengusung tema Menjadikan Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa menyampaikan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting bagi umat Islam. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Selain itu, peringatan Nuzulul Qur’an diharapkan menjadi sarana introspeksi diri serta mendorong umat Islam untuk terus meningkatkan kebiasaan membaca, menghafal, memahami, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Momentum ini diharapkan mampu memperkuat nilai kebersamaan dalam keberagaman demi mewujudkan Kabupaten Kediri yang Baldatun Thoyyibatun wa Rabbun Ghofur,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut juga diisi tausiyah oleh Gus Abidirrochman dari Pondok Pesantren Al Ihsan Jampes. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat manusia.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk memperbanyak membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, khususnya di bulan suci Ramadan. Selain membaca Al-Qur’an, umat Islam juga dianjurkan untuk mendirikan shalat, memperbanyak sedekah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Dengan memperbanyak sedekah, kita akan menjadi kaya hati dan mampu merasakan kesedihan orang lain. Al-Qur’an juga mendorong umat Islam untuk terus belajar, membaca, dan meningkatkan kualitas diri,” tuturnya.
Melalui peringatan Nuzulul Qur’an ini diharapkan seluruh ASN dan masyarakat semakin memahami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, masyarakat diharapkan mampu meraih kebahagiaan dan kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat.(*/pty/kur)



