Bupati Kediri Minta KONI Matangkan Persiapan Atlet Menuju Porprov Jatim 2027

Kediri, gelarfakta.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kediri mematangkan persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur X Tahun 2027.
Menurut Mas Dhito, persiapan atlet untuk meraih hasil maksimal tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, pembinaan harus dilakukan sejak jauh hari agar kontingen Kabupaten Kediri mampu memperbaiki peringkat pada klasemen akhir.
Berkaca pada hasil Porprov 2025 yang menempatkan Kabupaten Kediri di peringkat ke-11, Mas Dhito berharap kontingen tahun 2027 dapat menembus 10 besar. Target tersebut sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi KONI dan masing-masing cabang olahraga (cabor).
“Untuk 2027 kita lihat, kemarin di Porprov 2025 peringkat 11 apakah memungkinkan nanti masuk 10 besar. Tentunya ini akan menjadi bahan evaluasi untuk KONI termasuk cabor,” katanya, Senin (2/11/2026).
Mas Dhito menyebut Pemerintah Kabupaten Kediri selama ini terus memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet dan perkembangan olahraga, termasuk melalui pemberian apresiasi kepada atlet berprestasi.
“Kami di pemerintah kabupaten untuk memberikan apresiasi kepada para atlet itu bagi saya nggak kurang-kurang. Dan tidak ada ceritanya keterlambatan dalam memberikan apresiasi,” ungkapnya.
Dia meyakini dukungan pemerintah daerah yang diimbangi dengan persiapan matang dapat mendorong kontingen Kabupaten Kediri meraih hasil lebih baik.
Tak hanya untuk Porprov 2027, Mas Dhito juga memasang target lebih tinggi pada Porprov 2029. Dia berharap kontingen Kabupaten Kediri mampu menembus lima besar Jawa Timur, terlebih jika ajang olahraga tersebut nantinya digelar di Kabupaten Kediri.
“Maka target Porprov 2029 tidak ada kata lain selain lima besar,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah menjelaskan sejumlah persiapan yang dilakukan untuk meningkatkan prestasi atlet pada Porprov 2027. Salah satunya melalui program pemusatan latihan kabupaten (puslatkab) jangka panjang yang mulai dijalankan pada Juli 2026.
Program tersebut berbeda dari pelaksanaan puslatkab pada tahun-tahun sebelumnya yang umumnya berlangsung selama dua hingga tiga bulan menjelang Porprov. Kali ini, pembinaan dimulai sekitar satu tahun sebelum pelaksanaan Porprov.
Pada tahap pertama, puslatkab jangka panjang diikuti atlet yang sebelumnya meraih medali emas dan perak. Program tersebut akan dilanjutkan ke tahap kedua pada Januari 2027 dengan menjaring atlet peraih medali perunggu serta atlet potensial dari berbagai kejuaraan.
“Itu nanti akan kita monitoring sampai pelaksanaan Porprov. Dan setiap tiga bulan sekali kita lakukan pengukuran melalui tes parameter secara global,” beber Hakim.
Menurut dia, tes parameter dilakukan untuk mengukur perkembangan performa sekaligus mengevaluasi kekurangan setiap atlet. Hasil pengukuran tersebut menjadi bahan bagi pelatih dalam menyusun program latihan yang efektif dan sesuai kebutuhan atlet.
“Kita sangat berterima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan Mas Bupati, makanya kita buat program pelatihan jangka panjang ini supaya persiapan biar lebih matang,” ucapnya.
Melalui program tersebut, KONI Kabupaten Kediri berharap atlet dapat meningkatkan perolehan medali sekaligus memperbaiki posisi di klasemen Porprov 2027. KONI pun menargetkan kontingen Kabupaten Kediri mampu menembus lima besar.
“Harapannya masuk 5 besar. Kita telah sampaikan ke tiap cabor maupun atlet supaya fokus di 5 besar Porprov,” pungkasnya.(adv/kominfo.kabkdr/*/pty/kur)



