Pengendara Honda Stylo Tewas Terlindas Truk di Jalan Kenari Kota Blitar

Blitar, gelarfakta.com – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor Honda Stylo dan truk terjadi di Jalan Kenari, Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Minggu (1/11/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Seorang pengendara sepeda motor berinisial GB meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjatuh dan terlindas truk.
Kasihumas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, membenarkan peristiwa tersebut. Korban diketahui merupakan warga Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban mengendarai sepeda motor Honda Stylo bernomor polisi AG 2570 KCZ dari arah selatan menuju utara. Saat tiba di lokasi kejadian, korban berusaha mendahului truk FAW bernomor polisi L 8094 PRK yang melaju searah di depannya melalui sisi kiri.
“Namun, saat melakukan manuver tersebut, sepeda motor korban diduga mengalami selip hingga kehilangan kendali dan terjatuh. Nahas, korban kemudian terlindas roda belakang sebelah kiri truk tersebut,” terang AKP Samsul Anwar.
Akibat kejadian itu, GB mengalami luka pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Sementara itu, pengemudi truk berinisial JA, warga Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, serta penumpangnya berinisial II, warga Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, dilaporkan tidak mengalami luka.
Samsul menjelaskan, dugaan sementara kecelakaan dipicu kurangnya konsentrasi pengendara sepeda motor serta tidak diperhitungkannya ruang gerak yang cukup saat mendahului kendaraan lain.
“Dugaan sementara, kecelakaan terjadi akibat pengendara sepeda motor kurang konsentrasi saat berkendara serta tidak memperhitungkan ruang gerak yang cukup ketika mendahului kendaraan lain,” imbuhnya.
Sementara itu, warga di sekitar lokasi menyebut kondisi permukaan aspal Jalan Kenari bergelombang. Sopir truk bermuatan pupuk tersebut diduga tidak mengetahui telah melindas korban dan tetap melaju hingga beberapa ratus meter dari lokasi kejadian. Sopir baru berhenti setelah dikejar warga dan akhirnya kembali ke TKP.
“Jalanya bergelombang, korban jatuh terlindas roda belakang truk bermuatan pupuk. Sopir truk tadi dikejar teman, baru berhenti di jalan Bali,” tutur Rifai, warga yang berada di lokasi.
Kondisi jalan tersebut turut menjadi perhatian. Berdasarkan pantauan di lapangan, permukaan aspal Jalan Kenari tampak bergelombang sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Pengendara diimbau menjaga konsentrasi, mempertahankan jarak aman, serta memastikan kondisi lalu lintas dan ruang yang tersedia mencukupi sebelum mendahului kendaraan lain. Kewaspadaan terhadap kondisi permukaan jalan juga diperlukan untuk mengurangi risiko kecelakaan.(*/pty/kur)



