Lindungi Nakes dari Campak dan Rubella, Pemkot Kediri Gelar Vaksinasi MR di RS Gambiran


Kediri, gelarfakta.com – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat perlindungan bagi tenaga kesehatan (nakes) dari risiko penularan campak dan rubella. Salah satunya dengan menggelar vaksinasi Measles and Rubella (MR) dosis I yang dilaksanakan di RSUD Gambiran, Rabu (29/4/2026).
Langkah ini dilakukan karena nakes sebagai garda terdepan dalam penanganan pasien memiliki risiko tinggi terpapar penyakit, terutama bagi mereka yang belum mendapatkan vaksinasi atau belum memiliki antibodi yang cukup.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Hamida, menjelaskan bahwa target vaksinasi mencakup 576 tenaga kesehatan yang tersebar di tiga rumah sakit, yakni RSUD Gambiran, RS Kilisuci, dan RS Daha Husada.
“Vaksinasi ini sudah kami laksanakan sejak pekan lalu pertama di RS Daha Husada. Untuk hari ini di RS Gambiran menyasar sebanyak 253 nakes,” jelasnya.
Dari total sasaran tersebut, sebanyak 223 nakes atau sekitar 40 persen telah menerima vaksinasi. Sebelum dilakukan penyuntikan, seluruh peserta menjalani proses skrining kesehatan terlebih dahulu, seperti pengecekan tekanan darah dan kondisi penyakit penyerta. Bagi peserta yang sedang sakit, vaksinasi akan dijadwalkan ulang.
Untuk mendukung kelancaran program, Dinas Kesehatan telah menyiapkan total 1.094 dosis vaksin, terdiri dari 518 dosis pertama dan 576 dosis kedua, dengan total 137 vial. Pelaksanaan vaksinasi saat ini masih difokuskan di rumah sakit rujukan daerah sesuai arahan pemerintah pusat.
Meski demikian, pelaksanaan di lapangan menghadapi sejumlah kendala, salah satunya perbedaan jadwal kerja tenaga kesehatan yang membuat vaksinasi tidak bisa dilakukan secara serentak.
“Mudah-mudahan vaksinasi yang kita lakukan bisa bermanfaat menambah kekebalan bagi teman-teman nakes sehingga lebih aman untuk penanganan kasus-kasus campak,” tutup dr. Hamida.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kediri berharap seluruh tenaga kesehatan memiliki perlindungan optimal, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan aman dan maksimal, khususnya dalam menghadapi penyakit menular seperti campak dan rubella.(*/pty/kur)



