Politik dan Pemerintahan

Disparbud Kediri Pindah ke Museum Sri Aji Jayabaya, Mas Dhito Minta Pelayanan Lebih Interaktif

Kediri, gelarfakta.com – Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri kini resmi menempati kompleks Museum Sri Aji Jayabaya setelah sebelumnya berlokasi di wilayah Kota Kediri.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan, dengan menempati satu lokasi bersama museum, Disparbud diharapkan dapat lebih optimal dalam mengelola sekaligus mengawasi operasional museum.

“Nanti secara berkala saya akan cek museum ini seperti apa kekurangan dan sebagainya,” kata Mas Dhito saat meninjau kantor Disparbud di kompleks museum tersebut, Rabu (8/4/2026).

Dalam kunjungannya, Mas Dhito juga menguji kemampuan edukator museum dalam menyampaikan informasi terkait koleksi artefak kepada pengunjung. Menurutnya, peran edukator sangat penting sebagai jembatan antara koleksi sejarah dengan masyarakat.

Ia berharap para edukator dapat menyampaikan informasi secara lebih interaktif agar pengunjung tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan saat berkunjung.

“Petugas yang menceritakan itu (edukator) diharapkan bisa lebih interaktif lagi, supaya orang datang ke museum itu tidak kapok dan itu menjadikan sebuah hal yang menyenangkan datang ke museum,” pintanya.

Selain peningkatan pelayanan, Mas Dhito juga memberikan sejumlah catatan terkait pengelolaan koleksi museum. Ia menyarankan agar artefak asli ditempatkan dalam lemari kaca guna melindungi dari kerusakan fisik, baik akibat sentuhan pengunjung maupun faktor lainnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti ukuran tulisan pada deskripsi artefak yang dinilai masih terlalu kecil. Menurutnya, perbaikan hal tersebut penting untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung dalam memahami informasi yang disajikan.

“Hal seperti ini mungkin sepele tapi manfaatnya besar bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan penataan yang lebih baik dan pelayanan yang interaktif, diharapkan Museum Sri Aji Jayabaya dapat menjadi destinasi edukasi sejarah yang menarik sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap budaya dan sejarah Kediri.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button