Buka Puasa Bersama Forkopimda dan Mahasiswa, Wali Kota Kediri Ajak Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas


Kediri, gelarfakta.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menggelar buka puasa bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan organisasi mahasiswa Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Kamis (26/2/2026). Kegiatan bertajuk “Bersatu Bersinergi, Langkah Bersama Forkopimda dan Mahasiswa Menjaga Kamtibmas Kota Kediri” ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam sambutannya, Mbak Wali, sapaan akrab Wali Kota Kediri, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Kediri Kota yang telah menginisiasi acara buka bersama, serta kepada seluruh unsur Forkopimda yang selama ini bersinergi menjaga kondusivitas wilayah.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam membangun Kota Kediri. Nilai-nilai Ramadan, seperti menahan diri, menyejukkan sikap, dan menjernihkan niat, menjadi landasan penting dalam menyikapi berbagai dinamika yang terjadi di masyarakat.
“Di tengah berbagai perbedaan dan dinamika, kita harus ingat bahwa Kota Kediri adalah rumah bersama. Rumah ini harus kita jaga bersama agar tetap aman, damai, dan nyaman,” ujarnya.
Mbak Wali juga menekankan peran strategis mahasiswa sebagai agen perubahan dan kontrol sosial dalam pembangunan daerah. Ia mengajak mahasiswa untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dan Forkopimda, serta menghadirkan inovasi-inovasi positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Adik-adik mahasiswa memiliki peran penting dalam pembangunan. Saya mengajak untuk terus berkontribusi, menghadirkan gagasan segar, dan inovasi yang solutif bagi Kota Kediri,” katanya.
Ia menambahkan, kontribusi membangun daerah tidak dibatasi oleh asal daerah. Siapa pun yang tinggal dan beraktivitas di Kota Kediri, meskipun berasal dari luar daerah, tetap memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk berkontribusi.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan bahwa kegiatan buka bersama ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang dialog untuk membangun kepercayaan antara aparat dan mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa merupakan mitra strategis dalam mengawal kebijakan pemerintah agar tetap berada pada jalur yang benar.
Ia mengingatkan bahwa perbedaan pendapat dalam demokrasi merupakan hal yang wajar, namun harus disampaikan dengan cara yang bermartabat dan intelektual. “Sampaikan perbedaan pendapat sesuai koridor akademik. Dengan begitu, marwah kampus dan integritas pribadi tetap terjaga,” tegasnya.
Kapolres juga menegaskan komitmen kepolisian untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya, menerima aspirasi mahasiswa, serta mencari solusi bersama atas berbagai persoalan daerah. Selain itu, ia mengingatkan mahasiswa agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
“Kita rawat persatuan, karena persatuan adalah fondasi utama dalam menjaga kamtibmas dan mendorong kemajuan Kota Kediri,” pungkasnya.(*/pty/kur)



