Pemkot Kediri Mantapkan Strategi Hadapi Championship TP2DD 2026


Kediri, gelarfakta.com – Wakil Wali Kota Kediri, Qowimuddin, mengikuti High Level Meeting persiapan Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026 Provinsi Jawa Timur secara daring dari ruang kerjanya, Senin (30/3/2026).
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal Pemerintah Kota Kediri dalam mematangkan strategi serta kesiapan menghadapi ajang Championship TP2DD 2026.
Usai mengikuti rapat, Qowimuddin menegaskan komitmen penuh Pemkot Kediri dalam mendukung percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah. Hal ini dibuktikan dengan penerapan pembayaran pajak dan retribusi daerah yang telah sepenuhnya dilakukan secara digital.
“Selain itu, Pemkot Kediri terus mengembangkan berbagai kanal layanan publik berbasis digital guna meningkatkan kemudahan, kecepatan, serta transparansi pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Sebagai bagian dari persiapan, Pemkot Kediri juga akan mengoptimalkan penyusunan laporan hasil pelaksanaan TP2DD Tahun 2025. Laporan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penguatan program digitalisasi ke depan.
Gus Qowim, sapaan akrabnya, berharap seluruh perangkat daerah dapat memperkuat sinergi dan komitmen dalam mengimplementasikan layanan berbasis digital agar capaian kinerja TP2DD semakin optimal.
Menurutnya, keberhasilan dalam Championship TP2DD bukan semata soal meraih penghargaan, tetapi lebih pada upaya memperkuat tata kelola keuangan daerah yang efektif dan akuntabel.
“Digitalisasi transaksi daerah diharapkan mampu meningkatkan efisiensi anggaran, memperluas potensi pendapatan daerah, sekaligus memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Ibrahim, menyampaikan bahwa Championship TP2DD merupakan instrumen penting untuk mendorong peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Melalui implementasi digitalisasi yang konsisten, pemerintah daerah diharapkan mampu mewujudkan tata kelola yang transparan, efisien, serta berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan berbagai langkah persiapan tersebut, Pemkot Kediri optimistis dapat meningkatkan kinerja digitalisasi daerah sekaligus memberikan pelayanan yang lebih modern dan responsif kepada masyarakat.(*/pty/kur)



