Imigrasi Kediri Buka Layanan Paspor di SYIAR 2026, Layani 23 Pemohon


Kediri, gelarfakta.com – Kantor Imigrasi Kediri turut ambil bagian dalam Semarak Ekonomi Syariah Wilayah Mataraman (SYIAR) 2026 yang digelar di halaman Balai Kota Kediri pada 4–6 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, Imigrasi Kediri membuka stan layanan paspor dan informasi keimigrasian.
Melalui layanan Pasporia, Imigrasi Kediri melayani 23 pemohon paspor pada Jumat (4/9/2026). Informasi mengenai layanan Pasporia tersebut sebelumnya disampaikan melalui media sosial resmi Kantor Imigrasi Kediri sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan SYIAR Festival 2026.
Stan Imigrasi Kediri beroperasi mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WIB selama kegiatan berlangsung. Selain memberikan layanan paspor, petugas juga menyampaikan informasi terkait layanan keimigrasian kepada masyarakat.
Imigrasi Kediri turut memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menyebarluaskan informasi mengenai pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) melalui pembagian brosur kepada pengunjung.
Pengunjung stan juga dapat mengikuti kuis interaktif yang disiapkan Imigrasi Kediri dan memperoleh suvenir.
Kepala Kantor Imigrasi Kediri Antonius Frizky Saniscara Cahya Putra mengatakan, keikutsertaan Imigrasi Kediri dalam SYIAR 2026 menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.
“Kami berupaya memberikan kemudahan akses pelayanan paspor sekaligus memberikan informasi keimigrasian secara langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Antonius, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Direktorat Jenderal Imigrasi, yakni Imigrasi untuk Rakyat, serta program kerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penyebaran informasi pencegahan TPPO.
Selama tiga hari pelaksanaan SYIAR 2026, tercatat sebanyak 105 pengunjung mendatangi stan Imigrasi Kediri. Kehadiran masyarakat tersebut menunjukkan minat terhadap layanan dan informasi keimigrasian yang tersedia dalam kegiatan publik tersebut.
SYIAR Festival 2026 mengangkat tema pengembangan ekonomi dan keuangan syariah serta penguatan ekosistem halal di wilayah Mataraman.
Kegiatan tersebut menjadi wadah sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, pelaku usaha, UMKM, dan masyarakat dalam mendorong pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, memperkuat ekosistem halal, serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Kota Kediri.(*/pty/kur)



