Hukum dan Kriminal

Lapas Jombang Deklarasikan Perang terhadap HP Ilegal dan Narkoba

Jombang, gelarfakta.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jombang menggelar Deklarasi dan Ikrar Bersama untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dari peredaran handphone (HP) ilegal dan narkoba, Jumat (17/4/2026). Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen kuat seluruh jajaran petugas dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas.

Deklarasi yang berlangsung di lapangan serbaguna Lapas Jombang tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Jombang, Rino Soleh Sumitro, dan diikuti seluruh petugas, mulai dari kepala seksi, regu pengamanan, hingga staf administrasi.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ikrar bersama yang diikuti seluruh peserta dengan penuh khidmat. Dalam sambutannya, Rino Soleh Sumitro menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen moral yang harus dijalankan secara nyata.

“Kami tidak akan memberikan toleransi sedikit pun bagi siapa saja, baik petugas maupun warga binaan, yang berani bermain-main dengan handphone dan narkoba. Ini adalah upaya nyata kami untuk mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” tegasnya.

Ia menambahkan, peredaran handphone ilegal di dalam lapas kerap dimanfaatkan untuk mengoordinasikan tindak kriminal dari balik jeruji besi. Sementara itu, narkoba menjadi ancaman serius bagi proses rehabilitasi warga binaan.

Deklarasi ini merupakan bagian dari gerakan nasional di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM dalam upaya menciptakan sistem pemasyarakatan yang transparan dan akuntabel. Lapas Jombang bertekad memutus mata rantai peredaran barang terlarang tersebut demi mendukung pembinaan yang optimal.

Melalui komitmen bersama ini, Lapas Jombang ingin memastikan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, aman, dan berorientasi pada pembinaan karakter warga binaan.

“Kita ingin Lapas Jombang menjadi tempat yang aman, baik bagi petugas yang bekerja maupun bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pidana. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Rino.

Sebagai tindak lanjut, pihak lapas akan melakukan langkah konkret seperti penggeledahan rutin serta peningkatan sistem keamanan guna memastikan komitmen tersebut berjalan efektif.

Dengan lingkungan yang bersih dari narkoba dan HP ilegal, diharapkan proses pembinaan berjalan maksimal sehingga warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, jujur, dan mandiri.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button