Politik dan Pemerintahan

Jelang Iduladha, Wali Kota Kediri Ajak ASN Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim

KEDIRI, gelarfakta.com – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri meneladani kisah Nabi Ibrahim AS sebagai bentuk pengabdian yang tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab dalam melayani masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Kediri, Senin (25/5/2026). Apel diikuti pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Kediri, DPMPTSP, BPPKAD, Inspektorat, BKPSDM, Kelurahan Pojok, Kelurahan Tinalan, dan Kelurahan Pocanan.

Dalam arahannya, wali kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menekankan bahwa kisah Nabi Ibrahim AS mengandung nilai ketulusan dan pengabdian yang relevan diterapkan ASN dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Kadangkala kita melihat pekerjaan hanya sebatas formalitas, masuk jam 8 pulang jam 4. Padahal tidak seperti itu. Kita sebagai ASN harus bekerja dengan ikhlas, mengabdi dengan tulus, jujur, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Vinanda juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Raya Iduladha bukan hanya menjadi pembelajaran bagi umat Muslim, tetapi juga dapat memperkuat toleransi dan rasa saling memahami antarumat beragama.

“Kalau menambah pengetahuan tentunya ini akan meningkatkan rasa toleransi kita,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan tugas ASN tidak hanya sebatas menjalankan administrasi pemerintahan, tetapi juga harus memahami hak dan kewajiban serta hadir di tengah masyarakat. ASN diminta lebih peka terhadap kondisi sosial dan mampu melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai persoalan di lingkungan masyarakat.

Menjelang Iduladha, Mbak Wali juga meminta seluruh jajaran Pemerintah Kota Kediri memperkuat koordinasi lintas sektor untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama perayaan hari raya.

“Kita bukan superman atau wonder woman. Kita butuh orang lain untuk memastikan pelaksanaan hari raya bisa berjalan baik dan kondusif,” tegasnya.

Selain itu, ASN diminta ikut memantau kesehatan hewan kurban melalui pemeriksaan oleh dinas terkait maupun dokter hewan sebelum hewan diserahkan untuk disembelih.

Pemerintah Kota Kediri juga akan terus memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. Jika ditemukan kenaikan harga atau kelangkaan, langkah stabilisasi akan dilakukan, salah satunya melalui pelaksanaan pasar murah.

Di akhir arahannya, Vinanda mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kehigienisan lokasi penyembelihan hewan kurban agar sesuai syariat dan aman bagi masyarakat.

Ia juga mendorong edukasi kepada masyarakat mengenai tata cara penyembelihan hewan kurban yang baik sehingga daging yang dihasilkan aman, sehat, dan halal untuk dikonsumsi.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button