Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Buka ASEAN Youth Future Summit, Dorong Pemuda Ciptakan Inovasi Global


Kediri, gelarfakta.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka International Seminar ASEAN Youth Future Summit bertajuk “Pemuda Hebat, Indonesia Mendunia” yang digelar di Gedung PKP RI, Selasa (10/3/2026).
Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati yang akrab disapa Mbak Wali menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk bertukar gagasan, ide, serta solusi dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai motor penggerak perubahan di tengah dinamika perkembangan global.
“Saya yakin berbagai pemikiran yang muncul hari ini akan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan di masa yang akan datang,” ujarnya.
Mbak Wali menambahkan, berbagai ide kreatif dan inovasi sering kali lahir dari tangan para pemuda. Bahkan, gagasan yang awalnya dianggap tidak biasa justru dapat menjadi solusi bagi persoalan besar yang dihadapi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung kisah sejarah penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad Al-Fatih yang dilakukan pada usia muda. Kisah itu, menurutnya, menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk menciptakan perubahan besar.
“Dari kisah tersebut kita belajar bahwa usia bukanlah penghalang untuk melakukan perubahan. Justru sering kali perubahan besar lahir dari keberanian para pemuda,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mbak Wali berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga mampu melahirkan kolaborasi nyata antar daerah maupun antar organisasi kepemudaan.
“Apalagi peserta yang hadir tidak hanya dari Kota Kediri, tetapi juga dari berbagai daerah. Semoga dari sini lahir kolaborasi yang mampu merumuskan solusi bagi berbagai permasalahan,” harapnya.
Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Kediri Munjidul Ibad mengatakan bahwa kegiatan ASEAN Youth Future Summit bertujuan membekali generasi muda dengan pengetahuan, keterampilan, serta mental yang kuat agar mampu bersaing di era globalisasi dan digitalisasi.
Menurutnya, para pemuda perlu mempersiapkan diri sejak dini karena tantangan dan persaingan di masa depan akan semakin ketat. Melalui forum ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh wawasan, pengalaman, serta motivasi dari para narasumber yang hadir.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas, etika, dan kepercayaan sebagai bekal utama dalam meraih kesuksesan.
“Integritas, etika, dan kepercayaan harus dijaga. Hal tersebut memang terlihat sederhana, tetapi menjadi fondasi penting bagi seseorang dalam menapaki tangga kesuksesan,” ungkapnya.(*/pty/kur)



