Politik dan PemerintahanReligi

Wali Kota Kediri Dorong UPZ Perkuat Pengelolaan Zakat yang Amanah

Kediri, gelarfakta.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mendorong Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS Kota Kediri memperkuat pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah secara amanah agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.

Hal itu disampaikan Vinanda saat membuka Sosialisasi kepada UPZ BAZNAS Kota Kediri bertema Optimalisasi Pengumpulan dan Pendistribusian Zakat, Infak, Shodaqoh Tahun 2026 di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (7/10/2026).

Di hadapan para pengelola UPZ, Vinanda menyebut sekitar 220 UPZ di Kota Kediri memiliki potensi untuk memperkuat gerakan zakat. Ia berharap seluruh UPZ memiliki semangat yang sama dalam menjalankan perannya.

“Harapan saya, seluruh UPZ dapat bergerak dengan semangat yang sama sehingga zakat, infak, dan sedekah mampu memberikan manfaat sosial yang lebih luas bagi masyarakat Kota Kediri,” ujarnya.

Menurut Vinanda, keberhasilan pengelolaan zakat tidak hanya ditentukan oleh besarnya dana yang berhasil dihimpun. Pengelolaan yang amanah serta manfaat yang dirasakan masyarakat juga menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan para muzaki.

Ia juga mengapresiasi peran BAZNAS Kota Kediri sebagai mitra strategis Pemerintah Kota Kediri dalam mendukung sejumlah program kesejahteraan masyarakat.

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai program, antara lain Koper Pengantin, rehabilitasi rumah tidak layak huni, santunan anak yatim, beasiswa pendidikan, serta dukungan pengobatan AIDS, TBC, dan malaria.

Vinanda kemudian mendorong para pengelola UPZ, terutama di lingkungan pemerintahan dan ASN, tidak hanya berperan sebagai penghimpun zakat, infak, dan sedekah. UPZ juga diharapkan menjadi penggerak sekaligus teladan dalam meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan masing-masing.

“Mengajak orang berzakat jangan hanya dengan surat edaran. Yang lebih penting adalah membangun kepercayaan. Tunjukkan bahwa apa yang mereka titipkan benar-benar dikelola dengan amanah dan kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat yang nyata,” tegasnya.

Vinanda berharap sosialisasi tersebut dapat memperkuat pemahaman dan kapasitas para pengelola UPZ. Ia juga mengajak peserta aktif berdiskusi dan menggali pengetahuan dari para narasumber untuk diterapkan di masing-masing UPZ.

“Insya Allah, kalau zakatnya kuat, pengelolaannya amanah, dan kolaborasinya baik, semakin banyak saudara-saudara kita yang dapat kita bantu,” pungkasnya.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button