EkonomiPolitik dan Pemerintahan

POKARI Diskominfo Kota Kediri Promosikan Produk UMKM Nonkuliner

Kediri, gelarfakta.com – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperluas promosi produk agar semakin dikenal masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui program POKARI (Potensi Karya Kediri) yang khusus mempromosikan produk UMKM nonkuliner di Kota Kediri.

POKARI dikemas dalam bentuk video pendek dengan durasi maksimal tiga menit. Konten tersebut akan dipublikasikan melalui sejumlah media sosial yang dikelola Diskominfo Kota Kediri.

Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri Sugeng Wahyu Purba Kelana mengatakan, POKARI merupakan salah satu bentuk perhatian Pemerintah Kota Kediri terhadap pelaku UMKM, khususnya sektor nonkuliner, melalui konten promosi yang singkat dan menarik.

“Banyak produk yang menarik dan memiliki potensi di Kota Kediri namun belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Promosi melalui media digital saat ini sangat penting, terutama bagi pelaku usaha muda yang mungkin sedang merintis usahanya,” jelasnya, Selasa (8/9).

Program POKARI akan ditayangkan rutin sebulan sekali. Program tersebut mulai berjalan pada awal September melalui akun media sosial Pemerintah Kota Kediri, di antaranya Instagram, TikTok, Facebook, dan YouTube Shorts.

POKARI menyasar pelaku UMKM yang menghasilkan produk nonkuliner, seperti kerajinan, hantaran, fesyen, aksesori, dan produk lainnya.

Sugeng mengajak pelaku UMKM nonkuliner di Kota Kediri yang ingin produknya direviu untuk menghubungi Pemerintah Kota Kediri melalui direct message (DM) akun Instagram Pemerintah Kota Kediri. Produk yang masuk akan dipilih dan dikurasi sesuai dengan konsep program.

“Bagi pelaku UMKM nonkuliner di Kota Kediri yang ingin produknya kita reviu bisa langsung menghubungi kami melalui direct message (DM) ke akun Instagram Pemerintah Kota Kediri, nanti akan kita pilih dan kurasi sesuai dengan konsep program. Setelah dipilih, tim kami akan ke sana untuk pengambilan materi promosi dan semuanya tidak dipungut biaya atau gratis,” terangnya.

Melalui POKARI, Sugeng berharap semakin banyak produk karya UMKM Kota Kediri memperoleh ruang promosi. Program tersebut juga diharapkan dapat memperkenalkan produk sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap produk lokal dan membuka peluang pasar yang lebih luas.

“Kami berharap melalui program POKARI, masyarakat semakin tertarik untuk mendukung dan membeli produk karya Kota Kediri, sehingga UMKM dapat terus berkembang dan naik kelas,” pungkasnya.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button