Politik dan Pemerintahan

Wawali Kediri Ajak ASN Heningkan Cipta untuk Korban Musibah di Jayawijaya dan KMP Virgo

Kediri, gelarfakta.com – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi korban musibah. Hal tersebut dilakukan saat apel pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (14/9/2026).

Mengheningkan cipta ditujukan untuk mengenang tiga ASN Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas serta para korban tenggelamnya KMP Virgo Transport 8.

Gus Qowim mengatakan musibah dan kehilangan yang terjadi menjadi pengingat agar setiap orang senantiasa mensyukuri kehidupan sekaligus menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.

Karena itu, ia mengajak seluruh ASN Pemkot Kediri untuk terus memberikan manfaat kepada masyarakat melalui tugas dan pelayanan yang dilakukan setiap hari. Menurutnya, ASN tidak cukup hanya menyelesaikan rutinitas pekerjaan, tetapi juga harus memastikan kehadirannya memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Mungkin bagi kita, satu dokumen hanya sebuah dokumen. Tetapi bagi masyarakat, bisa jadi dokumen itu menentukan sekolah anaknya, pekerjaannya, bantuan yang diterimanya, atau kebutuhan penting lainnya. Hal-hal sederhana bagi kita, bisa sangat berarti bagi masyarakat. Untuk itu, mari kita biasakan untuk selesaikan sedini dan sebaik mungkin,” ujarnya.

Dalam apel tersebut, Gus Qowim juga memberikan apresiasi kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri atas upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

Pekan sebelumnya, Pemkot Kediri bersama Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati meluncurkan 46 alat cetak e-KTP dan Kartu Identitas Anak (KIA) yang didistribusikan ke seluruh kelurahan di Kota Kediri.

Menurut Gus Qowim, langkah tersebut merupakan salah satu bentuk nyata upaya pemerintah memberikan pelayanan yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat.

“Saya berharap inovasi ini benar-benar dimanfaatkan dan dijalankan dengan baik. Karena yang terpenting bukan hanya terlihat canggih, tetapi ketika masyarakat merasakan sekarang mengurusnya lebih mudah. Semangat inilah yang harus terus kita bangun di Kota Kediri,” ungkapnya.

Memasuki pertengahan September, Gus Qowim juga mengingatkan seluruh ASN untuk melakukan evaluasi terhadap pekerjaan masing-masing. Ia meminta setiap perangkat daerah memastikan pekerjaan yang belum selesai maupun yang masih membutuhkan perbaikan segera dituntaskan.

Ia menekankan bahwa penyelesaian pekerjaan tidak seharusnya hanya berorientasi pada laporan administratif. Lebih dari itu, setiap program harus benar-benar memberikan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Mari kita memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Semoga pengabdian kita memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Kota Kediri,” pungkasnya.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button