70 Calon Paskibraka Kota Kediri Ikuti Tahap Tantingan Jelang Pemusatan Latihan


Kediri, gelarfakta.com – Pemerintah Kota Kediri melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar tahap tantingan bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Kamis (30/7/2026), di Ruang BKPSDM Kota Kediri. Kegiatan ini diikuti 70 pelajar tingkat SMA/MA sederajat yang telah lolos seleksi dan akan mengikuti pemusatan latihan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Tahap tantingan dilaksanakan untuk memastikan kesiapan fisik, mental, dan komitmen para calon Paskibraka sebelum memasuki masa pemusatan latihan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi evaluasi kondisi kesehatan peserta setelah pada tahapan sebelumnya terdapat beberapa calon yang mengalami cedera maupun gangguan kesehatan.
Salah seorang peserta, Ali Solahudin, siswa SMA Negeri 7 Kota Kediri, mengaku termotivasi mengikuti seleksi Paskibraka karena ingin membanggakan kedua orang tuanya. Menurutnya, semangat menjadi anggota Paskibraka tumbuh setiap kali melihat pasukan pengibar bendera bertugas pada upacara kemerdekaan.
Untuk menghadapi seleksi, Ali mempersiapkan kemampuan fisik sejak duduk di bangku SMP melalui olahraga sepak bola dan futsal. Ia juga memperdalam materi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU).
Ali menilai tes kesamaptaan menjadi tahapan yang paling menantang karena seluruh peserta harus menunjukkan kemampuan fisik terbaiknya. Meski sempat merasa gugup, ia mampu mengatasinya dengan mengingat bahwa kesempatan tersebut merupakan doa yang akhirnya terwujud.
Berbekal dukungan keluarga dan teman-temannya, Ali berharap semakin banyak generasi muda Kota Kediri yang memiliki semangat cinta tanah air.
Pengalaman serupa disampaikan Kaima Adnan Husna, siswi MAN 1 Kota Kediri. Ia mengatakan bahwa menjadi Paskibraka merupakan cita-citanya sejak kecil dan sebelumnya pernah menjadi anggota Paskibraka saat masih duduk di bangku MTs.
Menurut Kaima, tahap tantingan memberikan banyak pelajaran, terutama dalam pembentukan karakter dan penguatan wawasan kebangsaan.
“Dari fisik dan mental alhamdulillah sudah dilatih sehingga siap mengikuti pemusatan latihan. Dari orang tua juga selalu memberikan doa dan semangat. Semoga pelaksanaan upacara pada 17 Agustus nanti dapat berjalan lancar serta mampu menginspirasi penerus Paskibraka berikutnya untuk semakin cinta tanah air,” ujarnya.
Secara terpisah, Pelaksana Tugas Kepala Bakesbangpol Kota Kediri Samsul Bahri menegaskan seluruh calon Paskibraka menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan dan tidak ada peserta yang mengundurkan diri.
“Hari ini kita pastikan para calon Paskibraka benar-benar siap mengikuti pemusatan latihan yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 hingga 15 Agustus di Lapangan Brawijaya. Berbeda dengan tahun lalu ada satu orang mundur saat tantingan dan harus digantikan nomor urut berikutnya, alhamdulillah tahun ini seluruh calon Paskibraka menyatakan siap untuk mengikuti seluruh tahapan,” katanya.
Ia menjelaskan, pemusatan latihan akan berlangsung pada 1–15 Agustus 2026. Selanjutnya, pengukuhan calon Paskibraka dijadwalkan pada 15 Agustus sore, dilanjutkan gladi bersih pada 16 Agustus sebelum menjalankan tugas mengibarkan Bendera Merah Putih dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Selain latihan fisik, para calon Paskibraka juga akan menerima pembekalan dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Kediri, di antaranya dari Polres Kediri Kota, Penjabat Sekretaris Daerah, dan Ketua DPRD Kota Kediri. Pembekalan tersebut meliputi penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta motivasi dalam meraih cita-cita.
Samsul menambahkan, seluruh proses seleksi Paskibraka Tahun 2026 mengacu pada ketentuan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Tahapan seleksi meliputi administrasi, Tes Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), pemeriksaan kesehatan, parade Peraturan Baris Berbaris (PBB), tes kesamaptaan jasmani, hingga wawancara kepribadian.
“Seluruh proses menggunakan aplikasi bernama Transparansi Paskibraka. Mulai pendaftaran awal, pengunggahan berkas, hingga pengumuman nilai tercantum secara transparan di aplikasi tersebut,” tuturnya.
Proses seleksi melibatkan tim gabungan dari Kodim 0809, Brigif 16 Wira Yudha, Dinas Kesehatan, Disbudparpora, Bakesbangpol, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Kediri. Dari lebih dari 400 pelajar yang mengikuti seleksi, terpilih 72 peserta yang terdiri atas 36 putra dan 36 putri. Sebanyak 70 peserta akan bertugas sebagai Paskibraka Kota Kediri, sedangkan dua peserta terbaik akan mewakili Kota Kediri pada seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Timur.
Samsul berharap seluruh peserta dapat menjaga kesehatan, mematuhi seluruh aturan selama masa pelatihan, serta membangun mental yang kuat agar mampu menjalankan tugas sebagai pengibar Bendera Merah Putih sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda dalam menanamkan semangat nasionalisme, disiplin, dan kepemimpinan.(*/pty/kur)



