Politik dan Pemerintahan

Hari Pertama Sekolah, Wali Kota Kediri Ajak ASN Ikut Gerakan Ayah Mengantar Anak

Kediri, gelarfakta.com – Hari pertama masuk sekolah dimanfaatkan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati untuk mengajak para Aparatur Sipil Negara (ASN) memperkuat peran keluarga dalam mendukung pendidikan anak. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin apel pagi di Halaman Balai Kota Kediri, Senin (13/7/2026), bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

Apel rutin itu diikuti pegawai Sekretariat Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran, Sekretariat DPRD, serta aparatur Kelurahan Banaran, Dermo, dan Kaliombo.

Dalam amanatnya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali mengajak para ASN, khususnya para ayah, untuk berpartisipasi dalam Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah. Menurutnya, keterlibatan ayah dalam pendidikan merupakan investasi penting bagi tumbuh kembang anak sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap proses belajar.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sekolah, tetapi juga oleh keluarga. Kehadiran ayah dan ibu dalam mendampingi anak memiliki peran yang sama pentingnya dalam membentuk karakter, kecerdasan, kesehatan mental, hingga rasa percaya diri anak,” ujarnya.

Vinanda menjelaskan, berbagai kajian menunjukkan bahwa kehadiran ayah memberikan dampak positif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan motivasi belajar anak. Karena itu, ia berharap semakin banyak ayah yang meluangkan waktu untuk mengantar anak ke sekolah, terutama pada momen-momen penting.

Meski demikian, ia mengingatkan agar gerakan tersebut tidak dijadikan alasan untuk mengurangi kedisiplinan dalam bekerja. Menurutnya, ASN tetap berkewajiban menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Silakan mengantar anak ke sekolah, tetapi tetap bijak dan bertanggung jawab. Jangan sampai kesempatan ini dimaknai sebagai bentuk berkurangnya komitmen terhadap disiplin kerja. Sebagai ASN, kita tetap memiliki kewajiban menjaga kedisiplinan, menaati aturan, dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Vinanda juga berbagi pengalaman pribadinya saat masih duduk di bangku sekolah. Ia mengaku merasakan perbedaan ketika diantar oleh ayah maupun ibunya, karena perhatian dari kedua orang tua memberikan semangat dan rasa percaya diri yang lebih besar.

“Saya memang belum memiliki anak, tetapi saya pernah menjadi anak. Saya tahu rasanya ketika diantar ayah dan ibu ke sekolah. Ada semangat dan kebahagiaan tersendiri yang dirasakan seorang anak,” ungkapnya.

Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah, Pemerintah Kota Kediri berharap semakin banyak keluarga yang membangun kedekatan antara orang tua dan anak. Keharmonisan keluarga dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button