Pendidikan

Wali Kota Kediri Buka Jambore Pramuka Kecamatan Pesantren, Tekankan Ketahanan Pangan dan Kesiapsiagaan Bencana

Kediri, gelarfakta.com – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, membuka Jambore Ranting Kwartir Ranting (Kwaran) Gerakan Pramuka Kecamatan Pesantren Tahun 2026 di Taman Kleco, Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kamis (18/6/2026). Pembukaan ditandai dengan penanaman bibit tanaman dan penyematan tanda pengenal kepada para peserta jambore.

Kegiatan yang mengusung tema “Pramuka Pelopor Petani Milenial dalam Mendukung Ketahanan Pangan, Gizi, dan Tanggap Bencana” tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi anggota pramuka untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Selama jambore berlangsung, peserta mendapatkan berbagai materi edukatif sesuai tema kegiatan. Tim Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri memberikan pembekalan mengenai peran pramuka sebagai pelopor petani milenial yang mendukung ketahanan pangan dan gizi. Sementara itu, Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri memberikan materi tentang kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Selain itu, peserta juga mengikuti berbagai permainan dan tantangan yang dirancang untuk melatih kerja sama serta kekompakan.

Dalam amanatnya, Wali Kota Kediri mengapresiasi Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Pesantren yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Jambore ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga sarana bagi generasi muda untuk menambah wawasan dan keterampilan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan,” ujarnya.

Vinanda menjelaskan, peserta jambore akan mempelajari proses bercocok tanam mulai dari menanam, merawat, hingga memanen hasil pertanian. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga mengajarkan nilai kerja keras, kesabaran, serta penghargaan terhadap para petani yang berperan dalam menyediakan kebutuhan pangan masyarakat.

Selain ketahanan pangan, Vinanda juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Ia mengingatkan bahwa bencana dapat terjadi kapan saja sehingga pemahaman mengenai langkah-langkah penanganan saat terjadi gempa bumi, banjir, maupun bencana lainnya perlu dimiliki sejak dini.

Ia berharap pengetahuan yang diperoleh peserta tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat dibagikan kepada keluarga dan lingkungan sekitar agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya kesiapsiagaan bencana.

Lebih lanjut, Wali Kota Kediri mengajak para peserta untuk memanfaatkan kegiatan jambore sebagai kesempatan memperluas wawasan dengan aktif berdiskusi dan bertanya kepada para pemateri.

“Saya berpesan kepada para anggota pramuka untuk aktif bertanya kepada para pemateri dan tidak ragu untuk menggali pengetahuan sebanyak mungkin. Karena, semangat belajar tidak hanya dilakukan di bangku sekolah, tetapi juga melalui kegiatan seperti jambore yang mampu menambah wawasan, keterampilan, kreativitas, dan keberanian,” imbuhnya.

Vinanda juga berharap ilmu yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah. Edukasi tentang bercocok tanam diharapkan dapat mendorong peserta untuk mulai menanam dan mengajak lingkungan sekitarnya melakukan hal serupa. Begitu pula dengan materi kesiapsiagaan bencana yang dapat menjadi bekal penting dalam menghadapi situasi darurat.

Mengakhiri sambutannya, Wali Kota Kediri berharap Jambore Ranting Kwaran Gerakan Pramuka Kecamatan Pesantren Tahun 2026 mampu memberikan manfaat bagi seluruh peserta serta membentuk generasi muda yang berwawasan luas, terampil, kreatif, dan berani sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button