KAI Daop 7 Madiun Gelar Webinar Anti Narkoba dan Alkohol, Seluruh Peserta Tes Urine Negatif


Madiun, gelarfakta.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api melalui upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan alkohol di lingkungan kerja. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Webinar Series bertajuk “Produktif Tanpa Narkotika dan Alkohol Demi Menjaga Karier dan Masa Depan”, Kamis (7/5/2026).
Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi, menegaskan bahwa integritas dan kesehatan personel menjadi fondasi utama perusahaan. Ia juga menekankan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan KAI.
“Tidak ada alasan bagi siapa pun untuk mencoba maupun menyalahgunakan narkoba. Sebesar apa pun kemampuan ekonomi seseorang, penyalahgunaan narkoba tetap hanya akan membawa dampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, dan perusahaan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BNN Kota Kediri, Yudha Wirawan, S.E., M.M., memberikan edukasi mengenai bahaya narkotika dan alkohol. Menurutnya, meskipun beberapa jenis narkotika memiliki fungsi medis, penyalahgunaannya tetap menjadi ancaman serius yang harus diperangi bersama.
Yudha juga mengingatkan peserta agar mewaspadai berbagai modus baru peredaran narkotika, seperti penyalahgunaan melalui cairan vape berbahaya hingga penggunaan Nitrous Oxide atau yang dikenal dengan istilah “whip pink”.
Sebagai bentuk langkah preventif, kegiatan ditutup dengan pemeriksaan tes urine bagi seluruh peserta. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan para petugas pelayanan, operasional, maupun administrasi berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan alkohol maupun narkotika.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memberikan rasa aman kepada pelanggan.
“Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas utama kami yang tidak bisa ditawar. Melalui kegiatan edukasi dan tes urine berkala ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh personel KAI Daop 7 Madiun benar-benar bersih dari pengaruh zat terlarang. Kami tidak memberikan toleransi sedikit pun bagi siapa saja yang terbukti melanggar, karena disiplin dan profesionalisme adalah kunci pelayanan prima bagi masyarakat,” ujar Tohari.
Ia menambahkan, KAI Daop 7 Madiun berharap seluruh pekerja dapat terus produktif serta menjaga karier dan masa depan dengan menjauhi gaya hidup tidak sehat, sekaligus menjamin keamanan operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 7 Madiun.(*/pty/kur)



