Pemkab Kediri Alokasikan Rp58,5 Miliar Lanjutkan Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati


Kediri, gelarfakta.com – Pemerintah Kabupaten Kediri pada tahun 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp58,5 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati. Anggaran tersebut digunakan untuk tahap ketiga pembangunan stadion yang ditargetkan rampung dan dapat difungsikan sepenuhnya pada tahun 2027.
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, pada tahap ketiga ini pekerjaan difokuskan pada penyelesaian pemasangan atap stadion, penuntasan Zona A, serta pekerjaan site development. Selain itu, sejumlah pekerjaan pendukung seperti perbaikan drainase juga akan diselesaikan pada tahun ini.
“Atap kita selesaikan di tahun 2026 dan beberapa hal yang memang harus diperbaiki seperti drainase dan lain sebagainya itu kita selesaikan,” ujar Bupati Kediri yang akrab disapa Mas Dhito saat ditemui di Stadion Gelora Daha Jayati, Senin (5/1/2026).
Stadion Gelora Daha Jayati yang mulai dibangun sejak 2023 tersebut merupakan proyek multi years dan diproyeksikan mampu menampung sekitar 15.000 penonton. Mas Dhito menargetkan pembangunan fisik stadion beserta kawasan pendukungnya dapat selesai pada 2027 sehingga bisa dimanfaatkan secara optimal.
Menurut Mas Dhito, pekerjaan site development menjadi bagian yang cukup besar dan kompleks karena mencakup pengembangan kantong parkir, ruang terbuka hijau, serta fasilitas pendukung lainnya di kawasan stadion. Meski demikian, pihaknya optimistis stadion dapat difungsikan secara penuh sesuai target.
“Tapi paling tidak 2027 stadion sudah bisa difungsikan, total anggaran 2026 ini Rp58,5 miliar,” ungkapnya.
Selain melanjutkan pembangunan stadion, Pemerintah Kabupaten Kediri pada tahun 2026 juga merencanakan pembangunan akses jalan menuju Stadion Gelora Daha Jayati. Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan jalan di depan stadion hingga akses tembus ke jalan provinsi.
Akses jalan tepat di depan stadion yang saat ini masih satu jalur direncanakan akan diperlebar menjadi dua jalur dengan penambahan lebar sekitar 7 meter. Pembangunan akses ini dinilai penting untuk mengatur arus lalu lintas, terutama saat stadion digunakan untuk pertandingan sepak bola maupun kegiatan berskala besar lainnya.
“Akses jalan ini menjadi kunci karena flow masuk kalau nanti ada pertandingan sepak bola atau mungkin ada acara lain dan sebagainya itu perlu dipikirkan,” tandas Mas Dhito.(*/pty/kur)



