Arus Penumpang Kereta Api di Daop 7 Madiun Tetap Tinggi saat Idulfitri 1447 H, Tembus 356 Ribu Pelanggan


Madiun, gelarfakta.com — Memasuki Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, suasana di sejumlah stasiun wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun masih terpantau ramai dipadati penumpang, Sabtu (21/3/2026). Tingginya mobilitas masyarakat menandakan momentum Lebaran tetap menjadi puncak pergerakan pengguna transportasi kereta api.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026, total volume penumpang mencapai 356.056 pelanggan.
“Selama periode Angkutan Lebaran 11 Maret hingga 1 April 2026, total volume penumpang di wilayah Daop 7 Madiun mencapai 356.056 pelanggan. Terdiri dari 166.577 pelanggan naik dan 189.479 pelanggan turun. Puncak volume penumpang naik terjadi pada 22 Maret sebanyak 12.188 pelanggan, sedangkan penumpang turun tertinggi pada 18 Maret sebanyak 15.131 pelanggan,” jelas Tohari.
Pada periode pra Lebaran (H-10 hingga H-1) atau 11 hingga 20 Maret 2026, tercatat sebanyak 188.549 pelanggan menggunakan layanan kereta api, terdiri dari 66.793 penumpang naik dan 121.756 penumpang turun. Jumlah ini meningkat dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 176.681 pelanggan.
“Jika dibandingkan dengan periode pra Lebaran tahun 2025, terjadi peningkatan signifikan pada tahun ini, di mana volume penumpang tahun 2026 mencapai 107 persen lebih tinggi. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api,” tambahnya.
Sementara itu, untuk kondisi terkini pada Sabtu (21/3/2026), volume penumpang masih tinggi dengan total 19.807 pelanggan, terdiri dari 8.632 pelanggan naik dan 11.175 pelanggan turun. Untuk Minggu (22/3/2026), jumlah penumpang diproyeksikan kembali meningkat menjadi 22.841 pelanggan, meski data tersebut masih bersifat dinamis.
Selama masa Angkutan Lebaran, lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Daop 7 Madiun antara lain Stasiun Madiun, Stasiun Kediri, Stasiun Jombang, Stasiun Blitar, dan Stasiun Tulungagung.
Tohari menegaskan bahwa KAI Daop 7 Madiun terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan selama perjalanan.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk memperhatikan barang bawaan, tidak membawa barang berlebihan, serta memastikan barang tetap dalam pengawasan guna menghindari risiko kehilangan atau tertukar. Selain itu, pelanggan diharapkan mematuhi seluruh aturan yang berlaku baik di stasiun maupun selama berada di dalam kereta api,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun dan memperhatikan jadwal keberangkatan guna menghindari keterlambatan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun, memperhatikan jadwal keberangkatan, serta bersama-sama menjaga keselamatan dan ketertiban demi kelancaran perjalanan kereta api,” tutupnya.(*/pty/kur)



