EkonomiPolitik dan Pemerintahan

TMMD ke-127 di Desa Gadungan, Warga Puncu Dapat Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue dari BLK Kediri

Kediri, gelarfakta.com — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dipusatkan di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga penguatan kapasitas sumber daya manusia. Salah satunya melalui pelatihan pembuatan roti dan kue bagi warga setempat yang digelar Jumat (27/2/2026).

Pelatihan tersebut dilaksanakan oleh UPT Balai Latihan Kerja Kediri sebagai bentuk sinergi pemerintah daerah dengan TNI AD melalui Kodim 0809/Kediri dalam mendukung pelaksanaan TMMD.

Kegiatan pelatihan berlangsung di Balai Desa Gadungan dengan memanfaatkan program Mobile Training Unit (MTU). Skema pelatihan bergerak ini memungkinkan proses pembelajaran berbasis kompetensi dilakukan langsung di desa, sehingga masyarakat tidak perlu datang ke kantor balai latihan kerja.

Kepala UPT BLK Kediri, Mohamad Aris Setiawan, S.T., M.MT., menjelaskan bahwa UPT BLK Kediri merupakan unit pelaksana teknis di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Keterlibatan dalam TMMD merupakan implementasi arahan Gubernur Jawa Timur agar pelatihan kerja dapat menjangkau hingga pelosok desa.

“UPT BLK Kediri adalah UPT di bawah Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Dukungan ini sebagai pelaksanaan arahan Ibu Gubernur agar pelatihan kerja semakin merata dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat desa,” ujar Aris.

Ia menambahkan, materi pelatihan disusun berdasarkan Kurikulum Berbasis Kompetensi dengan lima unit utama, meliputi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Good Manufacturing Practice (GMP), sanitasi, fermentasi dan pemanggangan, serta proses produksi roti. Resep yang diajarkan disesuaikan dengan kebutuhan pasar dan menjadi bagian dari standar uji kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

“Fokus kami adalah mencetak wirausaha di bidang roti dan kue, sekaligus mempersiapkan calon tenaga kerja yang ingin masuk ke industri. Peserta tidak hanya belajar membuat produk, tetapi juga memahami standar kerja industri,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Gadungan, Dari Purwanto, menilai pelatihan tersebut menjadi peluang strategis bagi warga untuk meningkatkan keterampilan dan membuka usaha baru berbasis rumah tangga. Ia berharap, ilmu yang diperoleh dapat berdampak langsung pada peningkatan ekonomi keluarga.

Melalui kombinasi pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat, TMMD ke-127 di Desa Gadungan diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi warga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button