KAI Daop 7 Madiun Salurkan Dana TJSL Rp 520,5 Juta selama Januari–September 2026


Madiun, gelarfakta.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta Bina Lingkungan sebesar Rp 520.546.000 selama Januari hingga September 2026. Jumlah tersebut meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, dengan realisasi penyaluran sebesar Rp 413.034.000.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan, peningkatan penyaluran dana tersebut menunjukkan upaya perusahaan memperluas manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.
“Kenaikan itu menegaskan konsistensi perusahaan dalam memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional Daop 7 Madiun,” ujar Tohari di Madiun, Senin.
Menurut Tohari, bantuan TJSL disalurkan untuk mendukung sejumlah sektor strategis yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Salah satunya sektor pendidikan melalui pengembangan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Bantuan juga menyasar sektor sosial dan keagamaan, antara lain melalui pembangunan dan perbaikan tempat ibadah.
Di bidang seni dan budaya, KAI Daop 7 Madiun memberikan dukungan berupa pengadaan dan pembaruan alat peraga pencak silat serta peralatan kesenian Reog Ponorogo.
Sementara itu, dukungan untuk sinergi kewilayahan diwujudkan melalui pengadaan sarana dan prasarana Denpom V/1 Madiun.
“Program TJSL ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sosial di sekitar wilayah operasional. Kami memastikan bantuan ini akan terus berlanjut setiap tahunnya, dengan penyesuaian terhadap kebutuhan masyarakat serta kemampuan perusahaan,” kata Tohari.
Selain menyalurkan bantuan secara langsung, program Bina Lingkungan melalui dana TJSL juga diarahkan untuk mendukung pembangunan yang dilakukan pemerintah daerah.
Melalui kerja sama tersebut, KAI berharap hubungan dengan masyarakat dan pemerintah daerah di sepanjang wilayah operasional semakin erat. Sinergi itu juga diharapkan dapat mendukung kelancaran serta keberlanjutan bisnis perkeretaapian.
“Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat yang besar dan berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Tohari menambahkan, peran KAI tidak hanya terbatas pada penyediaan jasa transportasi, tetapi juga mencakup dukungan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah kerja Daop 7 Madiun.
“KAI tidak hanya berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang andal dan aman, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kehadiran KAI diharapkan membawa dampak positif yang berkelanjutan, terutama dalam aspek kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial,” tutup Tohari.(*/pty/kur)



