PeristiwaPolitik dan Pemerintahan

BPBD Jombang Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang dan Puting Beliung di Dua Kecamatan

Jombang, gelarfakta.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana angin kencang dan puting beliung yang terjadi pada Selasa (31/3/2026).

Bantuan didistribusikan ke sejumlah desa di dua kecamatan, yakni Desa Jombok dan Desa Blimbing di Kecamatan Kesamben, serta Desa Tanggungkramat dan Desa Rejoagung di Kecamatan Ploso. Penyaluran ini bertujuan untuk meringankan beban warga sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak musibah.

“Kami hadir menyerahkan bantuan secara langsung sebagai wujud kepedulian Bupati Jombang dan seluruh jajaran Pemkab Jombang. Fokus utama kami adalah memastikan kebutuhan dasar terpenuhi agar mereka bisa kembali beraktivitas dengan normal,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan telah melalui proses pendataan yang ketat agar tepat sasaran, termasuk pemetaan kebutuhan material bangunan untuk perbaikan rumah warga.

Selain bantuan kebutuhan dasar seperti perlengkapan keluarga, sandang, peralatan dapur, selimut, kasur lipat, paket sekolah, serta makanan siap saji, BPBD juga menyalurkan bantuan material bangunan pada Rabu (1/4/2026).

Di Kecamatan Kesamben, bantuan difokuskan pada warga yang rumahnya rusak akibat angin kencang. Di Desa Jombok, bantuan diberikan kepada Sunardi berupa 12 lembar galvalum dan 10 batang blandar, serta di Desa Blimbing kepada Yadi berupa 6 lembar galvalum dan 5 batang blandar.

Sementara di Kecamatan Ploso yang terdampak puting beliung, bantuan material juga disalurkan kepada sejumlah warga di Desa Tanggungkramat, di antaranya Suwito (8 lembar galvalum), Sarji (5 lembar), Suyanto (2 lembar), dan Titik (2 lembar). Sedangkan di Desa Rejoagung, bantuan diberikan kepada Agus berupa 8 lembar galvalum, 8 batang blandar, dan 5 batang usuk.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban psikologis dan ekonomi warga terdampak, sekaligus mempercepat proses pemulihan kondisi tempat tinggal mereka.

Upaya ini juga menjadi bukti pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana, serta memperkuat ketangguhan daerah dalam menghadapi cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button