Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati Tahap III Dikebut, Pemasangan Atap Target Rampung September


Kediri, gelarfakta.com – Pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, memasuki tahap ketiga. Pekerjaan ditandai dengan dimulainya pemasangan konstruksi rangka atap stadion.
Tahap ketiga pembangunan stadion tersebut memiliki nilai proyek sekitar Rp57 miliar. Sebanyak 70 persen bobot pekerjaan dialokasikan untuk pemasangan konstruksi rangka dan penutup atap. Sementara 30 persen lainnya mencakup pekerjaan pengembangan kawasan atau site development.
Pekerjaan site development meliputi pembangunan dinding penahan tanah di area luar stadion serta jalan kawasan. Pemasangan atap menjadi salah satu pekerjaan yang diprioritaskan untuk dikebut sebelum memasuki musim penghujan.
Untuk mempercepat proses pengerjaan, kontraktor menggunakan tiga crane yang dioperasikan secara bersamaan dalam pemasangan rangka atap.
“Dengan menggunakan tiga crane ini kita harapkan di pertengahan September pemasangan rangka sudah selesai dan tinggal memasang atap,” kata Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana melalui Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Kediri Irwan Chandra Wahyu Purnama, Rabu (26/8/2026).
Penggunaan tiga crane secara bersamaan dinilai mampu mempercepat progres pekerjaan berdasarkan target mingguan. Pemasangan rangka yang dimulai pada 23 Juli 2026 dari sisi selatan stadion kini telah berlanjut hingga bagian atap sisi barat dan timur.
Sebagian pekerja juga mulai mengerjakan rangka atap di sisi utara. Berdasarkan laporan per 23 Agustus 2026, progres pekerjaan tercatat mengalami deviasi positif sebesar 35,443 persen.
“Sebagian pekerja juga mulai bergeser mengerjakan rangka atap sisi utara. Dari laporan per 23 Agustus, deviasi pekerjaan plus 35,443 persen,” ungkap Irwan.
Sementara pada pekerjaan site development, pekerja mulai menggarap dinding penahan tanah di sisi timur dan selatan bagian luar stadion. Pembangunan struktur tersebut dilakukan untuk mencegah longsor karena elevasi tanah kawasan stadion lebih tinggi dibandingkan lahan di sekitarnya.
Pemkab Kediri juga memperhatikan aspek keamanan dan keselamatan dalam pembangunan Stadion GDJ. Pelaksanaan pembangunan mengacu pada standar keamanan dan keselamatan sebagaimana rekomendasi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Perhatian juga diberikan terhadap akses jalan di sekitar stadion. Untuk mendukung keamanan dan kelancaran mobilitas suporter, akses jalan di sisi utara stadion yang saat ini masih terdiri atas satu jalur direncanakan diperlebar dan ditambah satu jalur. Pekerjaan akses di sisi selatan juga dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
“Akses jalan bagian utara yang saat ini satu jalur rencananya akan ditambah satu jalur sambil kita konsultasikan intens dengan PSSI,” tambahnya.
Dengan progres pekerjaan yang telah dicapai, Pemkab Kediri berharap seluruh pekerjaan tahap ketiga dapat diselesaikan sesuai jadwal. Berdasarkan kontrak kerja, pelaksanaan pembangunan berlangsung selama 180 hari kalender, terhitung sejak 3 Juni hingga 29 November 2026.(*/pty/kur)



