Mas Dhito Blusukan Naik Motor Temui Penjual Bunga Tabur di Ngadiluwih


Kediri, gelarfakta.com — Hanindhito Himawan Pramana kembali melakukan blusukan menemui warga yang masuk kelompok desil 1 hingga 4 di Kabupaten Kediri. Kali ini, Bupati yang akrab disapa Mas Dhito itu melakukan kegiatan social riding dengan mengendarai sepeda motor bersama jajaran Forkopimda, Kamis (21/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Mas Dhito bersama rombongan mengunjungi Mbah Minem, 66, penjual bunga tabur ziarah asal Dusun Krajan, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih. Turut mendampingi dalam kegiatan itu Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kediri.
Di rumah sederhananya, Mbah Minem tinggal bersama anak bungsunya, Iswati, 42, yang tengah sakit, serta seorang cucu. Selain itu, ia juga merawat adiknya, Minah, 60, yang merupakan penyandang kebutuhan khusus.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Mbah Minem mengandalkan penghasilan dari berjualan bunga tabur. Keluarga tersebut juga tercatat menerima bantuan sosial pemerintah seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Dalam kunjungan itu, Mas Dhito dan rombongan memberikan bantuan sembako serta tali asih kepada Mbah Minem.
“Mbah Minem ini jualan bunga, dan paling lakunya itu di hari Kamis,” kata Mas Dhito.
Selain bantuan sembako, Pemerintah Kabupaten Kediri juga akan memberikan bantuan lanjutan sesuai kebutuhan keluarga Mbah Minem, termasuk bantuan modal usaha dan pelatihan keterampilan bagi anaknya agar nantinya dapat berwirausaha setelah kondisi kesehatannya membaik.
“Nanti Dinas Kopusmik akan menindaklanjuti bantuan apa yang dibutuhkan bagi keluarga Mbah Minem,” tambahnya.
Tak hanya itu, cucu Mbah Minem yang masih duduk di bangku kelas VIII SMP juga akan mendapatkan bantuan beasiswa pendidikan dari Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Pendidikan.
Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Kediri itu membuat Mbah Minem tampak bahagia. Meski hidup dalam keterbatasan, ia mengaku tetap bersyukur atas rezeki yang diperoleh dari hasil berjualan bunga tabur.
“Seneng sanget kulo ditekani bupati,” ujar Mbah Minem.
Untuk memastikan kebutuhan yang paling mendesak, kepala desa setempat turut membantu mengomunikasikan kebutuhan keluarga tersebut kepada pemerintah daerah.
“Tadi pak lurah menyampaikan beberapa yang dibutuhkan salah satunya pompa air, selebihnya nanti akan kita cukupi,” ungkap Mas Dhito.
Dalam kegiatan social riding itu, sejumlah pejabat Forkopimda turut hadir, di antaranya Anggi Saputra Ibrahim, Bramastyo Priaji, serta Dhavid Nur Hadiansyah.
Mas Dhito menegaskan kegiatan bersama Forkopimda tersebut akan terus dilakukan sebagai upaya memperkuat sinergitas sekaligus memastikan bantuan pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.(*/pty/kur)



