Wali Kota Vinanda Pantau Ramp Check Bus di Terminal Tamanan, Pastikan Armada Mudik Lebaran 2026 Layak Jalan


Kediri, gelarfakta.com — Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati memantau langsung pelaksanaan ramp check terhadap bus-bus yang akan melayani perjalanan mudik Lebaran 2026 di Terminal Tamanan Kediri, Kamis (12/3/2026). Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan yang digunakan pemudik dalam kondisi aman dan layak jalan.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali itu memeriksa langsung tahapan ramp check, mulai dari pemeriksaan administrasi kendaraan, pemeriksaan fisik bus, hingga pengecekan kesehatan pengemudi. Selain itu, ia juga meninjau fasilitas Area Traffic Control System (ATCS) di Kantor Dinas Perhubungan Kota Kediri.
Menurut Vinanda, pada pemeriksaan tersebut terdapat enam kendaraan yang menjalani ramp check dan seluruhnya dinyatakan memenuhi standar keselamatan serta kelayakan operasional.
“Tadi ada enam kendaraan yang dilakukan ramp check, kondisi drivernya baik dan sehat. Kendaraannya standar keamanan terpenuhi, kelayakan serta administrasi juga terpenuhi. Sehingga keenamnya tadi sudah layak jalan. Jika nanti ditemukan pelanggaran, akan ditindak oleh pihak berwenang, bisa Dishub atau kepolisian,” ujarnya.
Vinanda menekankan pentingnya kesiapan kendaraan sekaligus kondisi kesehatan pengemudi demi menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan mudik.
Ia mengingatkan para pengemudi untuk selalu mematuhi standar keselamatan serta memastikan kondisi fisik tetap prima sebelum mengemudi.
“Tadi kita sudah cek juga kesehatan drivernya. Kalau memang tidak sehat tidak diperbolehkan jalan. Alhamdulillah tadi drivernya sudah cek kesehatan dan tes urine dan mereka semua sehat. Semoga masyarakat dapat melaksanakan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat,” tegasnya.
Usai meninjau pelaksanaan ramp check di terminal, Vinanda melanjutkan pengecekan kesiapan transportasi mudik di Stasiun Kediri.
Ia menyebutkan bahwa ramp check untuk kereta api telah dilakukan di stasiun keberangkatan awal, yakni Stasiun Blitar, sehingga kereta yang beroperasi telah memiliki surat keterangan kelayakan dari sisi teknis maupun kesiapan masinis.
“Saya cek stasiun sudah siap. Berkaitan dengan ramp check di stasiun sudah dilakukan di tempat pertama pemberangkatan kereta yakni di Stasiun Blitar. Jadi sudah ada surat yang menyatakan kereta ini dalam kondisi baik secara mesin dan masinisnya,” jelasnya.
Vinanda menambahkan, kondisi di Stasiun Kediri saat ini masih relatif lengang. Namun diperkirakan akan terjadi peningkatan penumpang pada 18 Maret mendatang karena tiket kereta api setelah tanggal tersebut sudah habis terjual.
Untuk mendukung kenyamanan pemudik, pihak stasiun juga telah menyiapkan fasilitas layanan kesehatan bagi para penumpang.
“Semoga nanti pemudik bisa merasa nyaman,” imbuhnya.



