Peristiwa

Tiga Kereta Anjlok di Bumiayu, KAI Daop 7 Madiun Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan

Madiun, gelarfakta.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan akibat gangguan perjalanan kereta api menyusul insiden anjlokan tiga kereta di Emplasemen Bumiayu, wilayah Daop 5 Purwokerto, Senin (6/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan saat ini petugas di lapangan tengah melakukan koordinasi intensif untuk memastikan keselamatan perjalanan kereta api sekaligus mempercepat penanganan.

“KA Bangunkarta yang merupakan keberangkatan awal dari wilayah Daop 7 Madiun yaitu relasi dari Stasiun Jombang-Pasarsenen. Untuk itu kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan KA Bangunkarta akibat gangguan perjalanan ini,” ujarnya.

Akibat kejadian tersebut, jalur kereta di lokasi anjlokan untuk sementara tidak dapat dilalui, baik jalur hulu maupun hilir. KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses evakuasi dan normalisasi jalur.

Untuk menjaga keselamatan dan kelancaran layanan, KAI melakukan rekayasa pola operasi, termasuk pembatalan dan pengalihan rute sejumlah perjalanan kereta api yang melintasi wilayah Daop 7 Madiun.

Sejumlah kereta yang terdampak dan mengalami perubahan rute di antaranya KA Gaya Baru Malam Selatan, KA Bangunkarta, KA Tambahan Gambir–Surabaya Gubeng, KA Bima, KA Jayakarta, serta KA Gajayana. Perubahan rute dilakukan melalui jalur alternatif seperti Cirebon, Semarang Tawang, hingga Solo Balapan.

“Tohari menegaskan, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa dan seluruh penumpang KA Bangunkarta dinyatakan selamat.

“Dalam insiden tersebut dipastikan tidak terdapat korban jiwa, seluruh pelanggan KA Bangunkarta dinyatakan selamat dan aman,” imbuhnya.

KAI Daop 7 Madiun memastikan akan terus memberikan informasi terbaru kepada pelanggan melalui kanal resmi. Penumpang yang terdampak diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, KAI berupaya maksimal agar perjalanan kereta api dapat kembali normal secepat mungkin tanpa mengesampingkan aspek keselamatan.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button