KAI Daop 7 Madiun Periksa Kesehatan dan Tes Narkoba Petugas Jelang Angkutan Lebaran 2026


Kediri, gelarfakta.com — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mempercepat kesiapan personel guna menjamin keselamatan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 1447 H/2026. Upaya tersebut dilakukan melalui program “Kesehatan Menyapa Lintas” yang menghadirkan rangkaian pemeriksaan kesehatan menyeluruh serta tes narkoba secara acak bagi para pekerja di wilayah operasionalnya.
Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di empat titik strategis, yakni Depo Lokomotif Madiun, Stasiun Kertosono, Stasiun Tulungagung, dan Stasiun Blitar.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Tohari mengatakan langkah preventif tersebut penting dilakukan mengingat intensitas perjalanan kereta api akan meningkat seiring penambahan perjalanan selama arus mudik dan balik Lebaran.
“Kami berkomitmen memberikan jaminan keamanan bagi para pemudik. Seluruh garda terdepan, mulai dari masinis, kondektur, hingga petugas operasional, harus dalam kondisi prima. Melalui Kesehatan Menyapa Lintas, kami memastikan tidak ada celah bagi penggunaan narkoba maupun penurunan kondisi fisik yang dapat mengganggu keselamatan,” tegas Tohari.
Dalam kegiatan tersebut, para pekerja juga mendapatkan edukasi terkait berbagai aspek pelayanan kesehatan dan kesiapan kerja. Materi yang diberikan meliputi ketentuan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan kerja sama serta mekanisme restitusi.
Selain itu, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai kesejahteraan pekerja dan digitalisasi layanan kesehatan, seperti manfaat Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP), penggunaan sistem e-claim restitusi, serta mekanisme Coordination of Benefit (COB).
Tidak hanya itu, petugas juga mendapatkan pelatihan kesiapan darurat yang mencakup pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta manajemen kelelahan atau fatigue management yang penting untuk menghadapi padatnya jadwal dinasan selama masa Lebaran.
Tim medis KAI Daop 7 juga melakukan skrining kesehatan terhadap para pekerja. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan vital sign seperti tekanan darah dan nadi, pemeriksaan laboratorium sederhana seperti gula darah acak, asam urat, dan kolesterol, serta skrining keamanan berupa pemeriksaan kadar alkohol dan tes narkoba secara acak.
Pelaksanaan tes narkoba dilakukan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) setempat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di empat lokasi tersebut, seluruh petugas yang mengikuti tes dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba serta dalam kondisi fisik yang sehat.
Tohari menegaskan dengan kondisi personel yang sehat, disiplin, dan bebas narkoba, KAI Daop 7 Madiun optimistis dapat menyukseskan Angkutan Lebaran 2026.
“Dengan personil yang sehat, disiplin, dan bebas narkoba, KAI Daop 7 Madiun optimis dapat menyukseskan Angkutan Lebaran 2026 dengan mengusung semangat ‘Semakin Melayani’. Kami siap mengantarkan pelanggan bertemu keluarga di kampung halaman dengan selamat sehingga dapat mendukung program pemerintah untuk ‘Lebaran Nyaman Bersama’,” tutup Tohari.(*/pty/kur)



