PendidikanPolitik dan Pemerintahan

Wali Kota Kediri Buka Training Raya Nasional HMI, Dorong Lahirnya Kader Berdaya Hadapi Krisis Energi, Ekologi, dan Pangan

Kediri, gelarfakta.com – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Opening Ceremony Training Raya Intermediate Training (LK II) dan Senior Course (SC) Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri Tahun 2026 yang digelar di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Sabtu (1/8/2026).

Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan berskala nasional tersebut. Menurutnya, kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai daerah menunjukkan bahwa Kota Kediri tidak hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga menjadi ruang dialog intelektual dan penguatan kader bangsa.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang digelar tingkat nasional. Banyak tokoh yang hadir di Kota Kediri. Ini menunjukkan bahwa Kediri bukan hanya menjadi tuan rumah kegiatan, tetapi juga ruang dialog intelektual dan pergerakan kader bangsa,” ujarnya.

Ia menilai tema kegiatan, yakni Kristalisasi Nalar Intelektual Kader HMI dalam Menghadapi Krisis Energi, Ekologi, dan Pangan Nasional sebagai Wujud Akselerasi Menuju Masyarakat Berdaulat, Adil, dan Makmur, sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi saat ini.

Menurutnya, krisis energi menuntut masyarakat untuk lebih bijak memanfaatkan sumber daya sekaligus mendorong inovasi di bidang energi berkelanjutan. Di sisi lain, krisis ekologi menjadi pengingat bahwa pembangunan harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan, sementara ketahanan pangan menjadi persoalan penting yang berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Vinanda menegaskan, HMI memiliki posisi strategis dalam menghadirkan gerakan yang moderat, berimbang, berkeadilan, serta berbasis keilmuan dan intelektualitas.

“Saya berharap, dengan kehadiran para narasumber yang luar biasa, forum ini akan melahirkan gagasan-gagasan segar dan menghasilkan peta jalan pergerakan. Dari pelatihan ini, kader-kader HMI harus siap berkontribusi nyata bagi bangsa, baik melalui advokasi kebijakan, gerakan sosial, penguatan literasi lingkungan, maupun pengabdian di tengah masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Wali Kota Kediri menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri terus mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengedepankan kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dalam konteks tersebut, ia menilai gagasan, masukan, serta kritik konstruktif dari kader HMI sangat dibutuhkan. Pemerintah Kota Kediri, lanjutnya, membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, dan organisasi mahasiswa.

Vinanda menegaskan bahwa visi mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata. Peran pemuda dan mahasiswa diperlukan sebagai mitra strategis sekaligus mitra kritis dalam proses pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, saya mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Training Raya Tingkat Nasional HMI Cabang Kediri. Semoga kegiatan ini melahirkan kader-kader HMI yang bukan hanya cerdas intelektual, namun juga cerdas moral spiritual. Menjadi kader yang progresif dalam pergerakan, serta aktif berkontribusi nyata bagi masa depan bangsa,” pungkasnya.

Training Raya HMI Cabang Kediri diawali dengan tahapan skrining pada 27–31 Juli 2026. Selanjutnya, pelaksanaan pelatihan berlangsung pada 1–6 Agustus 2026 dengan diikuti 33 peserta Intermediate Training (LK II) dan delapan peserta Senior Course (SC).(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button