BI Kediri Siapkan Rp5,3 Triliun untuk Penukaran Uang Baru Lebaran 2026


Kediri, gelarfakta.com – Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Kediri menyiapkan uang layak edar sebesar Rp5,3 triliun untuk kebutuhan penukaran uang baru menjelang Lebaran 2026. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp4,9 triliun.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri, Yayat Cadarajat, mengatakan peningkatan kuota tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap uang pecahan kecil selama Ramadan hingga Idul Fitri.
“Penyediaan tahun ini sebesar Rp5,3 triliun, naik dari tahun lalu Rp4,9 triliun. Salah satu faktor kenaikan ini karena pertumbuhan ekonomi yang juga berdampak pada meningkatnya kebutuhan uang tunai masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap jumlah tersebut dapat mencukupi kebutuhan masyarakat, khususnya untuk tradisi berbagi uang baru saat Lebaran.
Layanan penukaran uang tersebut juga tersedia dalam rangkaian kegiatan Bazar Pangan Ramadan 2026 yang digelar di GOR Jayabaya pada 7–8 Maret 2026.
Selain penukaran uang, kegiatan ini juga menghadirkan berbagai layanan publik lainnya, seperti pembayaran zakat dan infak, pembayaran pajak PBB dan PKB melalui QRIS, layanan administrasi kependudukan, layanan Samsat, hingga pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara berbagai pihak dalam membantu masyarakat selama Ramadan.
“Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia Kediri, Pemerintah Kota Kediri, TPID, OPD, dan Bulog untuk memberikan layanan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan,” ujarnya.
Dalam bazar tersebut juga disediakan sebanyak 1.500 paket sembako murah yang dijual seharga Rp90 ribu per paket. Paket tersebut berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng premium 1 liter, dan gula pasir 1 kilogram.
Salah satu warga yang memanfaatkan layanan penukaran uang, Umi Nadyaturrifa, warga Desa Bulawen, Kecamatan Banyakan, mengaku menukarkan uang sebesar Rp2,8 juta untuk keperluan Lebaran.
Ia menjelaskan bahwa sebelum melakukan penukaran, masyarakat harus mendaftar terlebih dahulu melalui situs resmi Bank Indonesia di pintar.bi.go.id untuk mendapatkan nomor registrasi.
“Saya daftar dulu lewat website, kemudian mendapat nomor register untuk penukaran di GOR. Tahun-tahun sebelumnya menukar di bank, tapi tahun ini langsung melalui BI,” katanya.
Melalui penyediaan uang layak edar yang lebih besar tahun ini, Bank Indonesia berharap kebutuhan masyarakat terhadap uang baru saat Lebaran dapat terpenuhi dengan baik.(*/pty/kur)



