Hadiri Pondok Ramadan TP PKK, Wali Kota Vinanda Tekankan Pembangunan Dimulai dari Keluarga


Kediri, gelarfakta.com — Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri kegiatan Pondok Ramadan yang digelar TP PKK Kota Kediri di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (4/3/2025). Kegiatan tersebut diawali dengan pemberian santunan kepada ibu hamil risiko tinggi dan diisi tausiyah oleh Ahmad Faris Idrisa.
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali menegaskan Ramadan mengajarkan pentingnya memberi makna dalam setiap kesempatan hidup.
“Ramadan selalu mengajarkan hal penting bahwa hidup bukan hanya tentang menjalani hari demi hari, tetapi tentang bagaimana kita memberi makna pada setiap kesempatan yang Allah titipkan kepada kita,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebaikan tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan tumbuh dari kebiasaan kecil, kesabaran, kepedulian, serta doa-doa yang mungkin tak terdengar manusia namun bernilai di hadapan Allah SWT.
“Maka tema Pondok Ramadan TP PKK Kota Kediri tahun ini yakni Mengukir Kebaikan, Menggapai Keberkahan sangat relevan. Semoga dengan kegiatan ini, bisa menjadi penyemangat kita untuk terus berbuat kebaikan melalui berbagai tugas yang diemban, dan insya Allah akan ada banyak keberkahan yang didapat,” ungkapnya.
Vinanda juga menekankan peran strategis PKK sebagai penggerak pembangunan dari lingkup keluarga. Menurutnya, pembangunan kota tidak hanya berbicara soal infrastruktur dan investasi, tetapi dimulai dari rumah tangga, terutama pemenuhan gizi keluarga.
Ia mengajak para ibu untuk memastikan asupan nutrisi anak tercukupi, memperhatikan kesehatan ibu hamil, serta membangun pola hidup sehat. Ramadan, lanjutnya, menjadi momentum tepat untuk memperkuat keseimbangan, disiplin, dan kepedulian, termasuk terhadap kesehatan keluarga.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota turut mengapresiasi kolaborasi antara TP PKK Kota Kediri dan Kantor Kementerian Agama Kota Kediri. Sinergi itu diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) untuk menyelaraskan program, khususnya di Pokja I terkait program Cegah Perkawinan Anak.
Ketua TP PKK Kota Kediri, Faiqoh A.M. Qowimuddin, menjelaskan kerja sama tersebut difokuskan pada edukasi risiko kesehatan, sosial, dan hukum pernikahan anak.
“Kami harap setelah penandatanganan ini PKK dan Kemenag dapat mengatasi isu terkait pernikahan anak,” jelasnya.
Vinanda optimistis kolaborasi antara TP PKK, Kemenag, Dharma Wanita, MTIPHI, dan GOW akan memperkuat gerakan kebaikan di Kota Kediri, serta memberikan dampak nyata bagi ketahanan keluarga dan masa depan generasi muda.(*/pty/kur)



