Pendidikan

Wisuda Perdana Institut Teknologi Al Mahrusiyah, Wawali Kediri Pesan Lulusan Terus Berinovasi

Kediri, gelarfakta.com – Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha berpesan kepada para lulusan Institut Teknologi Al Mahrusiyah agar terus mengembangkan kemampuan, beradaptasi dengan kemajuan teknologi, serta menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan akhlak. Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Wisuda ke-1 Institut Teknologi Al Mahrusiyah di Aula KH Imam Yahya Mahrus, Selasa (13/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Qowimuddin Thoha yang akrab disapa Gus Qowim menyampaikan bahwa wisuda perdana menjadi momen bersejarah bagi Institut Teknologi Al Mahrusiyah. Peristiwa ini juga menjadi kebahagiaan bagi para lulusan angkatan pertama beserta keluarga mereka.

Ia mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan. Gus Qowim juga mengapresiasi peran orang tua yang mendukung perjalanan pendidikan anak-anak mereka hingga berhasil meraih kelulusan.

“Di balik keberhasilan anak-anak kita pada hari ini tentu ada doa, kerja keras, dan juga pengorbanan,” imbuhnya.

Gus Qowim berharap kehadiran Institut Teknologi Al Mahrusiyah dapat memperkuat kualitas pendidikan sekaligus melahirkan generasi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga mengingatkan para lulusan agar terus belajar dan meningkatkan kemampuan di tengah perkembangan teknologi. Menurutnya, kemauan untuk belajar dan berinovasi menjadi bekal penting dalam menghadapi perubahan zaman.

“Namun, semaju apa pun teknologi, jangan sampai kita kehilangan nilai-nilai kemanusiaan, adab, dan akhlak yang selama ini menjadi bagian dari pendidikan di Al Mahrusiyah,” pesannya.

Selain memiliki kompetensi akademik, para lulusan diharapkan mampu menjaga integritas dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan diharapkan dapat diterapkan untuk menghasilkan solusi atas berbagai persoalan, membuka peluang usaha, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menutup pesannya, Gus Qowim mengingatkan para lulusan agar tidak mudah menyerah dalam menghadapi perjalanan setelah wisuda. Ia menekankan bahwa setiap orang memiliki proses dan waktu keberhasilan yang berbeda.

“Jangan pernah takut menghadapi proses setelah wisuda. Karena tidak semua orang memiliki jalan dan waktu keberhasilan yang sama. Teruslah belajar, berani mencoba, dan jangan pernah kehilangan semangat untuk memberikan manfaat,” pungkasnya.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button