Bupati Warsubi Serahkan SK Purna Tugas kepada 115 ASN Pemkab Jombang, Tekankan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian


Jombang, gelarfakta.com – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar penyerahan Surat Keputusan (SK) purna tugas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa pensiun Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 April hingga 1 Juni 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Bung Tomo, Kantor Pemkab Jombang, Rabu (15/4/2026).
Penyerahan SK secara simbolis dilakukan langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., serta Kepala BKPSDM Kabupaten Jombang Drs. Anwar MKP. Turut hadir perwakilan Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya, para staf ahli, asisten, kepala perangkat daerah, serta perwakilan perbankan dan para calon purna tugas.
Kepala BKPSDM Kabupaten Jombang, Drs. Anwar MKP, melaporkan sebanyak 115 ASN menerima SK pensiun dalam kegiatan tersebut. Rinciannya, 30 orang memasuki masa purna tugas pada April, 41 orang pada Mei, dan 44 orang pada Juni 2026.
“Kegiatan ini adalah sebagai bentuk apresiasi Bapak Bupati atas kinerja PNS dalam mengabdi hingga purna bhakti,” jelas Anwar.
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa regenerasi dalam birokrasi merupakan hal yang wajar untuk menjaga kesinambungan kinerja pemerintahan. Ia juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para ASN yang telah mengabdikan diri selama puluhan tahun.
“Purna bhakti atau pensiun bukanlah akhir dari kontribusi Bapak/Ibu dalam memberikan sumbangsih berupa saran, ide, gagasan, maupun inovasi untuk membangun Kabupaten Jombang. Pensiun juga bukan berarti berhenti dari aktivitas sosial kemasyarakatan,” tegasnya.
Warsubi menambahkan bahwa masa pengabdian sebagai aparatur memang memiliki batas, namun hubungan silaturahmi harus tetap terjaga.
“Setiap ada awal, tentu ada akhir. Ada saat kita bekerja bersama, dan ada waktunya untuk berpisah. Bukan dalam kehidupan, melainkan dari ritme birokrasi pemerintahan,” lanjutnya.
Menutup sambutannya, ia berpesan agar para ASN yang memasuki masa purna tugas tetap menjaga kesehatan dan produktivitas.
“Pesan saya kepada Bapak/Ibu calon purna tugas agar tetap sehat, tetap bahagia, tetap produktif, dan tetap selalu menjaga silaturahmi. Kami ucapkan selamat, tunai sudah janji bhakti Bapak/Ibu sebagai abdi negara. Selamat menikmati masa pensiun dengan penuh rasa syukur. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan dalam setiap langkah ke depan,” pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan Kanreg II BKN Surabaya, Thomas Agustianto, mengingatkan para pensiunan agar waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Taspen.
“Akhir-akhir ini sering terjadi penipuan yang mengatasnamakan Taspen. Jangan percaya kalau dimintai data atau nomor rekening via WhatsApp. Jika ragu, datang saja ke kantor cabang untuk konfirmasi,” pesannya.
Hal senada disampaikan Branch Manager PT Taspen (Persero) Cabang Surabaya, Fuji Widya Rachmadi, yang memperkenalkan aplikasi “Andal” untuk memudahkan proses autentikasi atau absen mandiri bagi para pensiunan melalui ponsel.
Sebagai penutup, dilakukan penyerahan SK secara simbolis oleh Bupati Warsubi kepada dua perwakilan ASN, yakni Drs. Yustinus Harris Eko Prasetijo dan Agus Supriyanto, S.H., M.Si., dilanjutkan dengan sesi foto bersama.(*/pty/kur)



