Wali Kota Kediri Hadiri Haflah Akhirissanah dan Khatmi Alfiyah di Ponpes Al Ishlah


Kediri, gelarfakta.com — Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri Haflah Akhirissanah dan Khatmi Alfiyah 1447 Hijriah/2026 Masehi di Madrasah Diniyyah Takmiliyyah Al Badriyyah, Pondok Pesantren Al Ishlah, Bandar Kidul, Jumat (6/2/2027). Kehadiran orang nomor satu di Kota Kediri tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan pendidikan keagamaan dan tradisi keilmuan pesantren.
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali itu mengungkapkan rasa syukur, bahagia, dan kehormatannya dapat hadir secara langsung menyaksikan momentum penting bagi para santri. Menurutnya, haflah akhirissanah bukan sekadar penanda berakhirnya tahun ajaran, tetapi juga wujud rasa syukur atas perjuangan panjang para santri dalam menuntut ilmu.
“Khatmi Alfiyah merupakan capaian luar biasa yang tidak lahir dari proses instan, tetapi melalui kesabaran, keistikamahan, dan keikhlasan para santri dalam menjaga tradisi keilmuan pesantren,” tutur Vinanda Prameswati.
Ia menjelaskan, Kitab Alfiyah Ibnu Malik bukan hanya sekadar kumpulan nadzom, melainkan pintu awal untuk memahami ilmu-ilmu Islam secara lebih mendalam. Para santri yang berhasil mengkhatamkan kitab tersebut, menurutnya, sedang melanjutkan jejak panjang para ulama salaf dalam menjaga sanad keilmuan, adab, serta akhlak.
Pada kesempatan itu, Mbak Wali juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Madrasah Diniyyah Takmiliyyah Al Badriyyah serta Pondok Pesantren Al Ishlah Bandar Kidul yang secara konsisten menjaga nilai-nilai keislaman, moral, dan keilmuan di tengah masyarakat.
“Madrasah diniyyah adalah benteng moral dan ruh peradaban. Di sinilah anak-anak kita diajarkan adab sebelum ilmu, akhlak sebelum prestasi, dan keikhlasan sebelum pengakuan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Vinanda Prameswati menuturkan bahwa lulusan Pondok Pesantren Al Ishlah telah banyak berkiprah di tingkat nasional, bahkan ada yang menjadi gubernur dan menteri. Hal tersebut menjadi bukti bahwa pesantren mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing.
Oleh karena itu, ia berharap para santri yang saat ini menimba ilmu di Pondok Pesantren Al Ishlah kelak dapat tumbuh menjadi generasi pemimpin bangsa yang berintegritas, berakhlak, dan berwawasan luas. Menurutnya, cita-cita besar tersebut hanya dapat diraih melalui komitmen untuk terus belajar, memperkuat spiritualitas, serta senantiasa patuh dan hormat kepada guru dan orang tua.
“Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi setiap langkah, memberikan kekuatan kepada para guru dan pengasuh, serta meridhai seluruh ikhtiar dalam mendidik generasi umat,” pungkasnya.
Kegiatan Haflah Akhirissanah dan Khatmi Alfiyah ini berlangsung khidmat dan penuh kekhidmatan. Selain menjadi ajang apresiasi atas prestasi santri, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan nilai-nilai keislaman, kebersamaan, serta komitmen bersama dalam mencetak generasi penerus yang berilmu dan berakhlak mulia.(*/pty/kur)



