Politik dan PemerintahanWisata

Bupati Kediri Minta Pembangunan Jalan ke Kawah Gunung Kelud Diprioritaskan, Target Rampung 2026

Kediri, gelarfakta.com – Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen menghidupkan kembali wisata Gunung Kelud sebagai salah satu destinasi unggulan daerah. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menginstruksikan agar pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud yang telah dimulai pada 2025 dilanjutkan dan diprioritaskan pada 2026.

“Wisata Gunung Kelud harus dihidupkan, 2026 saya minta diselesaikan. Bangun jalan sampai kawah tapi pastikan juga safetynya,” tegas bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut saat pemaparan program kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan di awal Januari 2026.

Mas Dhito menekankan, pembangunan infrastruktur jalan tidak boleh berdiri sendiri. Ia meminta seluruh perangkat daerah terkait turut memperhatikan faktor pendukung lain yang dapat meningkatkan daya tarik wisatawan, mulai dari aspek keamanan, kenyamanan, hingga pengelolaan kawasan wisata secara berkelanjutan.

“Saya tekankan perbaiki Kelud, aktivasi kembali Kelud seperti sebelum masa pandemi,” tambahnya.

Menurut Mas Dhito, Gunung Kelud memiliki potensi besar sebagai magnet wisata alam di Kabupaten Kediri. Oleh karena itu, pengembangan tidak hanya difokuskan pada Kelud, tetapi juga diarahkan untuk menunjang destinasi lain seperti wisata Ubalan dan kawasan wisata Gunung Wilis agar terbangun konektivitas dan paket wisata yang saling mendukung.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kediri Irwan Candra Wahyu Purnama memastikan bahwa pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud telah masuk dalam rencana kerja Dinas PUPR tahun 2026.

“Tahun ini pembangunan jalan menuju kawah Kelud akan kita lanjutkan,” ujarnya.

Irwan menjelaskan, pada tahun 2025 Dinas PUPR Kabupaten Kediri telah melakukan pekerjaan pembangunan jalan menuju kawah Gunung Kelud sepanjang 241 meter dengan lebar 4 meter. Akses jalan tersebut dibangun menggunakan konstruksi cor beton yang dinilai lebih kuat dan tahan terhadap kondisi alam kawasan pegunungan.

Pada kelanjutan pekerjaan di tahun 2026 ini, pembangunan akan difokuskan untuk menyambung akses yang telah ada agar dapat menjangkau lebih dekat ke kawah, sekaligus memastikan aspek keselamatan pengguna jalan. Upaya ini diharapkan mampu membuka kembali akses wisata secara optimal, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, serta menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar kawasan Gunung Kelud.

Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan, dengan rampungnya pembangunan jalan hingga kawah serta penataan kawasan wisata yang terintegrasi, Gunung Kelud dapat kembali menjadi destinasi favorit seperti sebelum pandemi, sekaligus menjadi simbol kebangkitan sektor pariwisata daerah.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button