Politik dan PemerintahanReligi

Kemenag Jombang Peringati HAB ke-80, Tegaskan Komitmen Umat Rukun dan Sinergi

Jombang, gelarfakta.com – Keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Jombang memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 dengan khidmat di Stadion Merdeka Kabupaten Jombang, Sabtu (3/1/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang menegaskan komitmen Kemenag dalam menjaga harmoni kehidupan beragama di tengah dinamika masyarakat.

Upacara peringatan dipimpin Bupati Jombang Warsubi S.H., M.Si. selaku inspektur upacara yang membacakan amanat Menteri Agama RI Nasaruddin Umar. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang Dr. H. Muhajir, S.Pd., M.Ag. Hadir pula unsur Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Baznas, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan seperti PCNU dan LDII.

Dalam amanat Menteri Agama yang dibacakan Bupati Jombang, disampaikan bahwa perjalanan 80 tahun Kementerian Agama merupakan bukti kemampuan lembaga dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman. Memasuki tahun 2026, Kemenag menegaskan fokus pada terwujudnya Kemenag Berdampak, yakni pelayanan keagamaan yang tidak lagi terbatas pada birokrasi, tetapi telah bertransformasi secara digital agar lebih cepat, transparan, dan menyentuh masyarakat secara langsung.

“Kehadiran Kementerian Agama adalah untuk menjaga nalar agama tetap berjalan beriringan dengan nalar kebangsaan. Kita ingin memastikan bahwa agama hadir sebagai solusi, bukan sekadar urusan administrasi,” ujar Warsubi saat membacakan pesan Menteri Agama.

Dalam sambutan tersebut juga disampaikan pesan mengenai pentingnya kedaulatan artificial intelligence. Terinspirasi dari kejayaan Baitul Hikmah pada masa lalu, aparatur sipil negara Kementerian Agama didorong untuk menjadi pelaku utama dalam pemanfaatan teknologi digital. Seluruh jajaran Kemenag diminta tidak hanya menjadi penonton di era VUCA yang penuh ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas, tetapi aktif mengisi ruang digital dengan konten keagamaan yang sejuk, moderat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut Menteri Agama, langkah tersebut penting agar perkembangan teknologi kecerdasan buatan tetap memiliki nilai kemanusiaan dan ketuhanan, serta tidak tercerabut dari jati diri bangsa.

Peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Jombang juga diwarnai penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya kepada aparatur sipil negara di lingkungan Kemenag Jombang. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan pengabdian dalam melayani masyarakat. Upacara ditutup dengan doa bersama agar Kabupaten Jombang senantiasa rukun, damai, dan sejahtera.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button