Pemkot Kediri Resmikan Revitalisasi Jalan Stasiun, Ikon Baru Ruang Publik dan Pariwisata Kota


Kediri, gelarfakta.com — Pemerintah Kota Kediri menandai babak baru pembangunan perkotaan dengan meresmikan revitalisasi kawasan Jalan Stasiun pada penghujung tahun 2025.
Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melalui prosesi pemukulan gong, Rabu (31/12/2025), sebagai simbol dimulainya transformasi kawasan strategis tersebut menjadi ruang publik modern yang berorientasi pada pariwisata dan ekonomi kreatif.
Peresmian berlangsung khidmat sekaligus meriah. Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam acara ini, di antaranya Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Toha, jajaran Forkopimda, Kapolres Kediri Kota, Dandim 0809 Kediri, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kepala Stasiun Kediri, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati kawasan Jalan Stasiun.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa penataan kawasan Jalan Stasiun bukan semata-mata proyek keindahan kota, melainkan bagian dari strategi besar dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat identitas Kota Kediri.
“Penataan ini bukan hanya soal estetika, tetapi bagaimana menghadirkan ruang kota yang nyaman, aman, dan produktif. Jalan Stasiun merupakan gerbang utama Kota Kediri dan menjadi representasi wajah peradaban kota,” ujarnya.
Revitalisasi Jalan Stasiun menjadi bagian penting dari program Kediri City Tourism, sebuah konsep pembangunan terpadu yang dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, memperkuat identitas budaya, serta menjadikan Kota Kediri sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Timur. Kawasan ini diproyeksikan sebagai ikon baru kota yang berfungsi sebagai ruang interaksi publik, pusat pengembangan ekonomi kreatif, sekaligus daya tarik wisata.
Dengan wajah baru tersebut, Pemerintah Kota Kediri berharap aktivitas UMKM, sektor jasa, serta ekonomi kreatif dapat tumbuh lebih dinamis. Kehadiran ruang publik yang representatif juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan warga sekaligus memberikan pengalaman positif bagi para pendatang yang datang melalui Stasiun Kediri.
Puncak acara peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Kediri yang didampingi Wakil Wali Kota serta unsur Forkopimda. Tepuk tangan warga mengiringi prosesi tersebut sebagai tanda resmi dibukanya kawasan Jalan Stasiun untuk digunakan dan dinikmati masyarakat.
Selain prosesi peresmian, rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa lintas agama serta penggalangan donasi kemanusiaan bagi korban bencana nasional. Hal ini menjadi simbol bahwa pembangunan Kota Kediri tidak hanya berfokus pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga menjunjung tinggi nilai spiritual, kebersamaan, dan solidaritas sosial.(*/pty/kur)



