Dukung TMMD ke-127, Pemkab Kediri Latih Ibu-Ibu Desa Gadungan Olah Kue untuk Dorong UMKM


Kediri, gelarfakta.com – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggelar pelatihan olahan kue bagi ibu-ibu Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kamis (12/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya wirausaha baru sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa.
Pelatihan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Ruang Kreasi Kantor Desa Gadungan. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang digelar Kodim 0809/Kediri.
Jabatan Fungsional Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik) Kabupaten Kediri, Erwin Milu, mengatakan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kediri turut berperan aktif mendukung program TMMD sesuai bidang tugas masing-masing.
“Alhamdulillah hari ini kami bisa melaksanakan pelatihan olahan kue di Desa Gadungan. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Diskopusmik terhadap TMMD ke-127 yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Puncu,” ujar Erwin.
Ia menjelaskan, sebelum pelatihan digelar, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memetakan kebutuhan masyarakat. Dari hasil koordinasi tersebut, pelatihan pembuatan kue dinilai tepat karena dapat mendorong pemberdayaan ibu-ibu agar memiliki keterampilan usaha.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong ibu-ibu agar nantinya bisa menjadi wirausaha baru. Harapannya, mereka bisa membantu perekonomian keluarga sekaligus meningkatkan perekonomian desa,” jelasnya.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali materi pembuatan berbagai jenis kue, di antaranya nastar, kastengel, kue karakter, dan cookies kacang. Sebanyak 30 orang ibu rumah tangga mengikuti kegiatan ini dengan antusias.
Erwin menambahkan, peran perempuan, khususnya ibu-ibu, sangat dominan dalam pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kediri. Menurutnya, kaum ibu dikenal ulet, telaten, serta memiliki semangat tinggi untuk berdaya secara ekonomi tanpa meninggalkan peran utama dalam keluarga.
“Sebagian besar pelaku UMKM di Kabupaten Kediri adalah ibu-ibu. Mereka ingin aktif membantu perekonomian keluarga dan ikut berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Selain pelatihan, Diskopusmik Kabupaten Kediri juga memastikan adanya pendampingan lanjutan bagi para peserta. Pendampingan tersebut meliputi monitoring usaha, pelatihan lanjutan, pendampingan legalitas usaha, hingga dukungan keikutsertaan dalam pameran UMKM.
“Kalau nanti ada ibu-ibu yang ingin maju dan membutuhkan pelatihan lanjutan, kami persilakan mengajukan. Kami siap mendampingi, baik dari sisi pengembangan produk, legalitas, maupun pemasaran,” pungkas Erwin.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Puji Astutik, warga Dusun Sumber Bahagia, Desa Gadungan, mengaku memperoleh banyak ilmu baru dari kegiatan tersebut.
“Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan, mulai dari inovasi bentuk kue hingga penambahan bahan agar rasa kue lebih khas dan enak,” ujarnya.
Puji berharap keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini dapat menjadi bekal untuk memulai usaha rumahan sehingga mampu menambah penghasilan keluarga.(*/pty/kur)



