Politik dan Pemerintahan

PWI Umumkan Pemenang Anugerah Jurnalistik 2026, Apresiasi Karya Humanis dan Berimbang tentang Polri

Kediri, gelarfakta.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) resmi mengumumkan para pemenang Anugerah Jurnalistik PWI (AJP) 2026 pada masing-masing kategori. Karya-karya terpilih dinilai mampu merekam peran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara humanis, kritis, dan berimbang melalui berbagai platform media, mulai dari cetak, siber, hingga penyiaran.

Ketua Panitia Anugerah Jurnalistik PWI 2026, Eddy Iriawan, menyampaikan bahwa ajang ini menjadi ruang penting bagi wartawan untuk mendokumentasikan kinerja Polri secara utuh, baik dari sisi pengabdian maupun dinamika yang menyertainya.

“Melalui AJP, wartawan diberi ruang untuk merekam Polri secara jujur dan berimbang. Ada sisi pengabdian yang perlu dicatat, ada pula praktik yang patut dikritisi demi perbaikan institusi. Inilah esensi jurnalisme yang kami dorong,” ujar Eddy Iriawan, Kamis (4/2/2026).

Pada kategori Karya Jurnalistik Cetak, juara pertama diraih Erianto melalui karya berjudul “Polisi Imam Ghozali, 13 Tahun Mengukir Generasi Qurani di Balik Seragam” yang dimuat di Cenderawasih Pos pada 26 Juni 2025. Karya ini dinilai mampu menggambarkan sisi humanis aparat kepolisian dalam membina generasi muda melalui pendekatan keagamaan.

Sementara itu, kategori Karya Jurnalistik Media Siber dimenangkan oleh Rizky Armanda lewat karya “Jejak Pengabdian di Tanah Duka Palembayan” yang dipublikasikan di Tribun Pekanbaru pada 31 Desember 2025. Tulisan tersebut mengangkat kisah dedikasi aparat dalam melayani masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Untuk kategori Karya Jurnalistik Media Sosial, juara pertama diraih Alfin Wahyu Yulianto melalui karya “Aksi Heroik Kapolsek Pangkalan Brandan Berenang Terjang Banjir di Sumut Demi Evakuasi Lansia” yang tayang di Tribunnews.com pada 2 Desember 2025. Karya ini mendapat perhatian karena mampu memadukan kekuatan visual dan narasi singkat yang menyentuh publik.

Kategori Karya Jurnalistik Foto dimenangkan oleh Abdul Yudhi melalui karya “Kasih Polri untuk Warga Terdampak Bencana” yang dimuat LKBN Antara pada 29 November 2025. Foto tersebut merekam momen empati aparat kepada masyarakat yang terdampak musibah.

Pada kategori Karya Jurnalistik Televisi, juara pertama diraih Reza Ramadhan lewat karya “Kejujuran dan Nama Baik Jenderal Polisi Hoegeng” yang ditayangkan Beritasatu pada 17 Oktober 2025. Sementara itu, kategori Karya Jurnalistik Radio dimenangkan oleh Salma Amin melalui karya “Siulan Polisi Pengubah Takdir” yang disiarkan RRI Nunukan pada 30 Desember 2025.

Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, menegaskan bahwa Anugerah Jurnalistik PWI merupakan bagian dari upaya menjaga fungsi pers sebagai pilar demokrasi.

“Pers harus tetap menjadi suara nurani publik. Melalui AJP, PWI mendorong jurnalisme yang berintegritas, berimbang, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Zulmansyah menambahkan, kerja sama antara PWI dan Polri dalam penyelenggaraan AJP diharapkan mampu memperkuat hubungan profesional antara insan pers dan institusi kepolisian, tanpa mengurangi sikap kritis dan independen media.

Rencananya, penganugerahan Anugerah Jurnalistik PWI 2026 akan digelar pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, yang berlangsung pada 9 Februari 2026 di Kota Serang, Provinsi Banten.

Sebagai informasi, Anugerah Jurnalistik PWI merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan PWI Pusat sepanjang tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian HPN serta bertujuan mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik berkualitas yang menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan kepentingan publik.

Melalui AJP 2026, PWI berharap insan pers di seluruh Indonesia terus menghadirkan karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu membangun kesadaran sosial, memperkuat demokrasi, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.(*/pty/kur)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button