Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri Silaturahmi ke Ponpes Kedunglo, Mohon Doa demi Kelancaran Pembangunan Kota


Kediri, gelarfakta.com — Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Kedunglo Kediri, Kamis (8/1/2026).
Kedatangan Mbak Wali dan Gus Qowim disambut langsung oleh Pengasuh Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo, KH. Agus Abdul Madjid Ali Fikri.
Silaturahmi ini menjadi bagian dari ikhtiar Pemerintah Kota Kediri untuk memperkuat sinergi dengan para tokoh agama dan pondok pesantren.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Kediri memohon doa serta dukungan agar seluruh program pembangunan dan kebijakan yang dijalankan Pemerintah Kota Kediri dapat berjalan lancar, membawa keberkahan, dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Mohon doanya untuk segala pembangunan di Kota Kediri agar berjalan lancar dan membawa keberkahan. Kami juga mohon masukan untuk Pemerintah Kota Kediri dan berbagai program yang berjalan,” ujar Vinanda Prameswati.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pondok pesantren merupakan fondasi penting dalam membangun kota, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga penguatan nilai spiritual, sosial, dan kebangsaan.
Pemerintah Kota Kediri, kata dia, membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan berbagai elemen, termasuk lingkungan pesantren, dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berkarakter.
Sementara itu, KH. Agus Abdul Madjid Ali Fikri menyampaikan apresiasi atas berbagai pembangunan yang telah dilakukan di bawah kepemimpinan Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Qowimuddin. Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah wajah baru kawasan Jalan Stasiun Kota Kediri.
“Jalan Stasiun semakin jos. Saya sudah jalan-jalan ke sana. Luar biasa bagus dan semoga seluruh pembangunan di Kota Kediri berjalan lancar,” ungkap KH. Agus Abdul Madjid Ali Fikri.
Ia menilai kawasan tersebut kini semakin tertata, nyaman, dan representatif, bahkan berkembang menjadi spot baru yang ramai dikunjungi masyarakat.
Hal itu, menurutnya, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mempercantik kota sekaligus menghadirkan ruang publik yang lebih baik.
Selain itu, Pengasuh Perjuangan Wahidiyah dan Pondok Pesantren Kedunglo juga mengapresiasi penyelenggaraan event Napak Tilas Jejak Pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman yang kembali digelar.
Kegiatan tersebut dinilai sarat nilai sejarah, perjuangan, dan keteladanan, serta penting dalam menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda.
“Saya bersama anak-anak pondok ikut kegiatan tersebut. Saya menikmati spirit perjuangan dan patriotisme,” tuturnya.
Melalui silaturahmi ini, Pemerintah Kota Kediri berharap hubungan harmonis antara pemerintah dan pondok pesantren semakin kuat, sehingga mampu bersama-sama mendorong terwujudnya Kota Kediri yang maju, religius, dan berkarakter.(*/pty/kur)



