Mas Dhito Minta Optimalisasi Destinasi Wisata, Ubalan hingga Gunung Kelud Jadi Prioritas Pembenahan


Kediri, gelarfakta.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta agar seluruh destinasi wisata di Kabupaten Kediri, khususnya yang memiliki potensi besar, dapat dioptimalkan.
Penegasan itu disampaikan saat meninjau langsung Wisata Ubalan, Kecamatan Plosoklaten, Rabu (7/1/2026), untuk memastikan kondisi destinasi tersebut pasca kembali dibuka.
Menurut bupati yang akrab disapa Mas Dhito, sejumlah wisata unggulan harus segera dilakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari sektor aksesibilitas hingga fasilitas pendukung.
“Yang betul-betul akan segera kita selesaikan adalah (destinasi) Kelud, Museum, Ubalan, dan Gunung Wilis,” jelas Mas Dhito.
Ia mengungkapkan, sejak kembali dibuka pada 31 Desember 2025, antusiasme masyarakat terhadap Wisata Ubalan sangat tinggi. Dalam dua hari pertama, jumlah pengunjung tercatat mencapai sekitar 10.000 orang.
Membludaknya pengunjung ini, lanjut Mas Dhito, tidak lepas dari nilai historis yang dimiliki Ubalan sebagai destinasi favorit masyarakat pada awal tahun 2000-an. Faktor nostalgia menjadi daya tarik utama wisata yang berada di lereng Gunung Kelud tersebut.
“Pengunjung rindu dan nostalgia terhadap Ubalan, jangan sampai mereka kecewa. Maka perbaikan wisata Ubalan akan kita lakukan,” tegasnya.
Selain Ubalan, Mas Dhito juga menyoroti pentingnya pembenahan museum daerah. Menurutnya, museum tidak hanya menyajikan narasi sejarah, tetapi juga harus menghadirkan bukti peninggalan yang utuh, runut, serta didukung koleksi dari berbagai masa.
Tak hanya itu, destinasi Gunung Kelud dan Gunung Wilis juga menjadi perhatian serius. Pemerintah Kabupaten Kediri berencana membangun aksesibilitas menuju Kawah Gunung Kelud agar lebih aman dan nyaman bagi wisatawan.
Harapannya, pengembangan akses dan fasilitas tersebut mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kediri, sekaligus memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi daerah.(*/pty/kur)



