Pemkab Jombang Pertegas Dukungan Ketahanan Pangan, Bupati Warsubi Serahkan Bantuan Alsintan ke Kelompok Tani


Kediri, gelarfakta.com – Pemerintah Kabupaten Jombang kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Pada Senin (5/1/2026) pagi, Bupati Jombang Warsubi S.H., M.Si didampingi Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang bersumber dari APBN Kementerian Pertanian RI kepada sejumlah kelompok tani. Penyerahan bantuan berlangsung di Dinas Pertanian Kabupaten Jombang dan disaksikan jajaran Forkopimda serta pemangku kepentingan sektor pertanian.
Bantuan Alsintan yang diserahkan meliputi Traktor Roda 4 jenis Ishoku Istr 504 yang diberikan kepada Gapoktan Mojokrapak, Poktan Dunglempuk, serta Gapoktan Tampingmojo di Kecamatan Tembelang. Selain itu, Traktor Roda 2 jenis Quick G1000 diserahkan kepada Gapoktan Manunggal di Kecamatan Ngusikan.
Dalam sambutannya, Bupati Jombang Warsubi menegaskan bahwa teknologi mekanisasi pertanian saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan utama. Hal tersebut seiring dengan semakin menurunnya jumlah tenaga kerja di sektor pertanian.
“Tujuan utama Alsintan ini adalah mempersingkat waktu olah tanah, mempercepat masa tanam, dan memungkinkan panen serempak. Kita ingin usaha tani lebih efisien dan produktif,” ujar Bupati Warsubi.
Bupati Warsubi juga berpesan agar bantuan tersebut dijaga dan dikelola secara bersama-sama melalui kelompok tani, baik gapoktan maupun Usaha Pelayanan Jasa Alsintan. Ia menekankan agar tidak terjadi penyelewengan dalam pemanfaatan bantuan hibah tersebut.
“Saya berharap bantuan Alsintan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani dan kelompok tani, dijaga dengan baik, serta digunakan secara bersama-sama, sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan produksi pertanian dan kesejahteraan petani di Kabupaten Jombang,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Ir. Muchammad Rony, M.M, melaporkan berbagai capaian sektor pertanian sepanjang tahun 2025. Ia menyebutkan, bantuan Alsintan dari berbagai sumber anggaran, baik APBN, APBD Provinsi Jawa Timur, maupun APBD Kabupaten Jombang, telah disalurkan kepada petani.
“Sepanjang tahun 2025 kemarin, dari berbagai sumber anggaran (APBN/APBD Jatim/APBD Jombang) telah kita bagikan bantuan alsintan kepada petani berupa pompa air sebanyak 51 unit, hand sprayer sebanyak 194 unit, traktor roda 2 sebanyak 34 unit, traktor roda 4 sebanyak 40 unit, drone sprayer sebanyak 14 unit, rice transplanter sebanyak 9 unit, dan rotavator sebanyak 12 unit,” rinci M. Rony.
Selain penyaluran Alsintan, Pemerintah Kabupaten Jombang juga berhasil menyukseskan sejumlah program strategis pemerintah pusat menuju swasembada pangan nasional. Program Luas Tambah Tanam (LTT) mencatat capaian pertanaman padi seluas 86.701 hektar, melampaui target 81.251 hektar. Program Optimasi Lahan (OPLAH) terealisasi seluas 3.311 hektar, Program Brigade Pangan berhasil membentuk 17 unit sesuai target, serta Program Bongkar Ratoon Tebu terealisasi seluas 3.315 hektar.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Jombang mampu memproduksi 257.942 ton beras pada tahun 2025, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 197.646 ton. Dengan angka konsumsi beras sebesar 149.237 ton, Kabupaten Jombang diperkirakan mengalami surplus beras sebesar 108.705 ton, meningkat dari surplus tahun 2024 yang mencapai 49.342 ton.
“Jombang terus melaju. Kini Jombang berhasil menduduki peringkat ke-8 penghasil padi di Jawa Timur, naik satu tingkat dari tahun sebelumnya. Tak hanya itu, produktivitas tebu Jombang juga tetap unggul di posisi ke-5 se-Jawa Timur,” tandasnya.
Tak hanya fokus pada bantuan fisik, Pemkab Jombang juga meluncurkan program “1 Dusun 1 Wirausaha Baru” yang mencakup budidaya nilam, penangkaran benih, serta budidaya tanaman sehat untuk memperbaiki kesuburan lahan, meningkatkan efisiensi biaya, dan mendongkrak produksi. Program tersebut diperkuat dengan pola kemitraan “Bapak Asuh” bersama sektor swasta, salah satunya CV AFCO, guna membantu penyerapan gabah petani dan mendorong pengembangan pertanian organik.
Acara penyerahan bantuan ini turut dihadiri Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo S.H., M.Si, para asisten, kepala OPD terkait, perwakilan organisasi tani seperti HKTI, Tani Muda Indonesia, Askom, perwakilan AFCO Group, kepala desa dan perangkat desa lokasi kelompok tani, ketua serta pengurus poktan penerima bantuan Alsintan, Brigade Pangan, serta para penyuluh pertanian lapangan.(*/pty/kur)



